SYARIAH – Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang menerima sembilan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Prosesi penerimaan berlangsung di Aula Ma’had Al Qalam, Jumat (3/7/2026).
Ma’had Al Qalam merupakan lembaga pesantren atau Islamic boarding school yang terintegrasi di bawah naungan MAN 2 Kota Malang. Berlokasi di Jalan Bogor No. 10, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, ma’had ini menjadi pusat pembinaan keagamaan, akhlak, dan akademik bagi para siswa yang sebagian besar berasal dari luar daerah.
Penyerahan mahasiswa PKL dilakukan secara resmi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Miski, M.Ag., kepada Ketua Ma’had Al Qalam, H. Ahmad Taufiq, Lc., M.A. Sebanyak sembilan mahasiswa yang terdiri atas tiga mahasiswi dan enam mahasiswa akan menjalani praktik selama masa PKL di lingkungan Ma’had Al Qalam.

Program PKL Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia praktik melalui pembelajaran berbasis pengalaman di lingkungan pesantren.
Dalam sambutannya, Miski, M.Ag. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Ma’had Al Qalam yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk melaksanakan PKL.
“Melalui PKL ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis yang akan memperkaya kompetensi dan wawasan profesional mereka, khususnya di bidang ilmu Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia juga berharap para asatidz dan asatidzah di lingkungan Ma’had Al Qalam dapat memberikan arahan, pendampingan, serta bimbingan kepada mahasiswa selama menjalani PKL. Menurutnya, masukan, koreksi, hingga teguran dari para praktisi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran.
Kepada para mahasiswa, Miski berpesan agar senantiasa menjaga disiplin, menjunjung tinggi etika, menjaga nama baik almamater, serta memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.
“Datanglah tepat waktu, hormati para asatidz dan asatidzah, perbanyak mendengar dan belajar, serta jangan pernah merasa paling tahu. Profesionalisme lahir dari kerendahan hati untuk terus belajar,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Ma’had Al Qalam, H. Ahmad Taufiq, Lc., M.A., menyambut baik kehadiran mahasiswa PKL dari Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
“Kami menerima seluruh mahasiswa PKL dengan tangan terbuka dan berkomitmen memberikan pembelajaran serta pendampingan terbaik selama masa praktik. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam meningkatkan kompetensi mereka. Selain itu, kami berharap mahasiswa Prodi IAT dapat menjadi teladan bagi para santri, baik dalam interaksi, sikap, maupun penampilan,” tuturnya.
Selama menjalani PKL, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan santri, di antaranya pendampingan halaqah Al-Qur’an, pendampingan salat berjamaah, serta pengembangan berbagai program pembinaan karakter dan soft skills santri.
Melalui program PKL ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktik secara langsung di lingkungan pesantren. Pengalaman tersebut diharapkan semakin memperkuat kompetensi keilmuan, keterampilan profesional, serta membentuk karakter dan kesiapan mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di tengah masyarakat. (adv/bua)
Sumber: malangposcomedia.id





