SYARIAH – Delegasi mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Nasional.
Mengusung tema “Regulasi pengelolaan lingkungan dan krisis iklim berbasis maqhasid syariah” Tim yang beranggotakan Muhammad Fathan Mubina, Wahyu Adi Nugroho berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi Legal Drafting dalam Festival Mahasiswa Fakultas Syarah di UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tanggal 21 Mei 2026,
Kompetisi bergengsi ini menguji ketajaman analisis, ketelitian, dan kemahiran para peserta dalam merancang Rancangan Undang-Undang (RUU) yang responsif terhadap tantangan hukum modern.
Peserta hanya mengirimkan file berkas RUU-nya dan video presenasi setelah itu langsung pengumuman peserta terbaik.
Setelah melalui proses berkas yang ketat yang kompetitif, tim Fakultas Syariah UIN Malang dinilai sukses menyusun draf hukum dengan tingkat presisi tinggi serta mampu mempertahankannya secara lugas di hadapan dewan juri yang terdiri dari para praktisi dan akademisi senior.
Juara I UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Juara II UIN Imam Bonjol Padang dan Juara III UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Muhammad Fathan Mubina, salah satu anggota tim peraih Juara I, mengatakan persiapan lomba dilakukan secara intensif dengan fokus pada penyusunan naskah akademik dan rancangan undang-undang, serta pengemasan video presentasi yang menarik.
“Kami melakukan riset mendalam dan brainstorming sebelum menyusun naskah akademik dan RUU. Setelah itu, kami menyiapkan konsep video presentasi dengan berusaha menghadirkan penyampaian yang berbeda dari peserta lain, baik dari sisi substansi maupun cara penyampaiannya,” ujar Fathan.
Ia menjelaskan, kompetisi tersebut hanya melalui tahap pengumpulan naskah akademik, RUU, dan video presentasi tanpa babak penyisihan maupun final. “Tiga hari setelah pengumpulan berkas, panitia langsung mengumumkan pemenang. Alhamdulillah, kami berhasil meraih Juara I,” katanya.
Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Miftahul Huda, M.H menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai bahwa Kompetisi bergengsi ini menguji ketajaman analisis, ketelitian, dan kemahiran para peserta dalam merancang rancangan undang-undang. Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam aspek analisis hukum, kemahiran menulis bahasa hukum dan riset hukum yang baik serta mampu membawa nama baik fakultas di tingkat nasional.
“Merancang sebuah dokumen hukum yang tanpa celah bukanlah hal mudah. Kami berharap keterampilan praktis yang mereka asah selama kompetisi ini dapat menjadi modal berharga saat mereka terjun ke dunia profesional nanti,”
Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan aktif dalam berbagai kompetisi ilmiah.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa.
Ia menyebut capaian tersebut sebagai kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi.
Menurutnya, “Raihan Juara I ini menegaskan bahwa Fakultas Syariah kita konsisten dalam mencetak legal drafter muda yang kritis, teliti, dan solutif terhadap isu hukum kontemporer. Dokumen hukum yang mereka rancang bukan sekadar tugas lomba, melainkan wujud gagasan segar bagi pembaruan hukum di Indonesia. Prestasi ini semakin mengukuhkan mahasiswa pengembangan kemampuan legal drafting.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa prestasi ini merupakan bentuk rekognisi atas kemampuan mahasiswa yang perlu terus dikembangkan.





