FH UB dan Fakultas Syariah UIN Malang Gelar Workshop Publikasi Jurnal Bereputasi

SYARIAH – Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) menggelar Workshop Penyusunan dan Pengajuan Artikel pada Jurnal Bereputasi, Selasa (23/6). Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung D Lantai 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu diikuti puluhan dosen dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi.

Workshop dimulai pukul 09.00 WIB dan menghadirkan narasumber akademisi yang berpengalaman dalam publikasi ilmiah bereputasi. Agenda tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas akademik sekaligus mempererat kerja sama antarperguruan tinggi.

Dosen Fakultas Hukum UB, Lucky Elza Aditya, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut penting untuk membuka perspektif baru bagi mahasiswa. Menurut dia, Fakultas Syariah UIN Malang memiliki pengalaman yang kuat dalam pengelolaan jurnal bereputasi internasional.

“Fakultas Syariah memiliki jurnal Q1. Ini penting untuk memberikan perspektif yang berbeda bagi mahasiswa kami, karena di UB ada ketentuan mahasiswa yang publikasi di jurnal bereputasi akan dibebaskan satu tahap proses ujian kelulusan,” ujarnya.

Lucky berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu agenda saja. Menurutnya, kerja sama dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan tridharma perguruan tinggi.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H.Miftahul Huda, S.HI., M.H., menyambut baik kehadiran sivitas akademika Fakultas Hukum UB. Ia menilai kegiatan bersama tidak hanya memperkuat kolaborasi akademik, tetapi juga mempererat hubungan kelembagaan.

“Kegiatan seperti ini, selain persoalan kolaborasi terkait jurnal juga persoalan silaturahim. Kabarnya, FH UB mau membuka Prodi Hukum Islam. Maka, berikutnya pasti akan ada silaturahim lebih lanjut,” katanya.

WD III menambahkan, kolaborasi yang telah terjalin perlu dijaga agar berkelanjutan. Terlebih, Jurnal De Jure yang dikelola Fakultas Syariah telah masuk dalam kategori jurnal Q1 Scopus.

Pemateri pertama dalam agenda ini adalah Imam Sukadi, S.H., M.H. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa perbedaan utama antara artikel jurnal nasional dan internasional terletak pada bahasa yang digunakan. Ia mencontohkan bahwa Mahkamah Konstitusi memiliki jurnal Scopus Q2 yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia.

Imam juga mengulas berbagai aspek mendasar dalam penulisan artikel ilmiah, mulai dari eksplorasi ide, identifikasi isu hukum, unsur kebaruan (novelty), nilai kemanfaatan, relevansi isu publik, hingga pentingnya penggunaan data yang memadai.

“Salah satu hal yang menjadi kunci naskah artikel tembus jurnal adalah mengikuti tradisi akademiknya. Dalam konteks ini kita mengenal istilah template, focus, dan scope,” jelasnya.

Selain itu, ia memperkenalkan struktur IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion) yang menjadi acuan umum dalam penulisan artikel ilmiah di berbagai jurnal bereputasi.

Materi kedua disampaikan oleh Ramadhita, S.HI., M.HI. yang membahas aspek praktis dalam proses pengiriman artikel hingga tahapan penilaian oleh pengelola jurnal. Ia menjelaskan berbagai pertimbangan dalam memilih jurnal sasaran, penyebab desk rejection, hingga strategi penyusunan cover letter.

“Artikel bagus saja tidak cukup untuk menjadi modal terbit di jurnal bereputasi internasional. Strategi cerdas dan tepat dalam memilih jurnal sasaran menjadi kunci untuk menaklukkan desk review,” ungkapnya.

Ramadhita juga memperkenalkan berbagai portal journal suggester dan journal finder yang dapat membantu penulis menentukan jurnal yang sesuai dengan topik naskah. Namun, ia mengingatkan peserta agar tetap berhati-hati terhadap keberadaan jurnal predator.

Sepanjang kegiatan, peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Hal itu tampak dari diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung padat serta interaktif. Berbagai pertanyaan terkait strategi publikasi ilmiah dan pengelolaan artikel mewarnai jalannya workshop hingga acara berakhir.

Melalui kegiatan tersebut, kedua institusi berharap dapat memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong peningkatan publikasi ilmiah bereputasi di kalangan dosen dan mahasiswa.

Reporter: Rizka Amalia

____________________

Email: syariah@uin-malang.ac.id
Web: syariah.uin-malang.ac.id
Youtube: syariahuinmlg
Instagram: syariahuinmalang
Whatsapp: 0895403661331

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait