SYARIAH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Tim LADEC (Law Debate Community) Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam ajang Lomba Debat Hukum Nasional yang digelar dalam rangka Dies Natalis Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri.
Mengusung tema “Reaktualisasi Keadilan di Era Digital: Menguji Integritas Hukum Nasional di Tengah Arus Vitalitas dan Transformasi Hukum”, tim LADEC berhasil meraih Juara III setelah bersaing dengan delegasi perguruan tinggi Islam negeri dan swasta dari berbagai daerah di Indonesia.
Tim LADEC yang beranggotakan Maiya Hasanatud Daroini, Wahyu Adi Nugroho, dan Nur Rahmawati tampil konsisten sejak babak awal hingga akhir kompetisi dan sukses mengamankan posisi ketiga tingkat nasional.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh BEM Fakultas Syariah dan Hukum serta Fakultas Ekonomi UIT Lirboyo Kediri bekerja sama dengan DPC Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Kediri. Kegiatan berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di Laboratorium Peradilan Semu Fakultas Syariah UIT Lirboyo Kediri.
Pada tahap penyisihan, sebanyak 10 tim dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mengikuti seleksi melalui pengiriman video debat. Dari hasil penilaian, empat tim terbaik berhak melaju ke babak final yang diselenggarakan secara luring.
Pada babak semifinal dan final, peserta diuji kemampuan analisis hukum, ketajaman argumentasi, serta kecakapan berpikir kritis dalam merespons berbagai isu hukum kontemporer. Salah satu mosi yang diperdebatkan pada babak final ialah
“Partisipasi publik berbasis digital (cyber-vigilantism) sebagai instrumen formal dalam penomoran skala prioritas penyelidikan tindak pidana oleh aparat penegak hukum.”

Adapun hasil akhir kompetisi menempatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Juara I, UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai Juara II, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai Juara III, dan Universitas Islam Tribakti (UIT) Kediri sebagai Juara Harapan I.
Salah satu anggota tim LADEC, Maiya Hasanatud Daroini, mengaku bersyukur atas raihan Juara III yang berhasil diraih timnya.
“Kompetisi ini menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, argumentasi hukum, dan kerja sama tim. Alhamdulillah, seluruh proses persiapan dan latihan yang kami jalani membuahkan hasil yang membanggakan,” ujarnya.
Maiya berharap prestasi tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain untuk aktif mengikuti kompetisi dan terus mengembangkan potensi akademiknya.
Prestasi ini semakin mengukuhkan eksistensi LADEC Fakultas Syariah UIN Malang sebagai wadah pengembangan kemampuan debat hukum, penalaran kritis, dan kepemimpinan intelektual mahasiswa. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Miftahul Huda, M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam aspek analisis hukum, argumentasi, dan komunikasi yang baik, sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Syariah mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan aktif mengikuti berbagai kompetisi ilmiah. Fakultas, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa agar semakin banyak prestasi yang diraih di masa mendatang.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa. Menurutnya, capaian tersebut merupakan kebanggaan bagi fakultas sekaligus bukti nyata kualitas akademik dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Fakultas Syariah.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah tidak hanya unggul dalam penguasaan teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan hukum melalui argumentasi yang kuat, kritis, dan solutif. Kami berharap capaian ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya dan mengharumkan nama institusi di berbagai ajang kompetisi,” ujarnya.
Keberhasilan Tim LADEC ini menambah deretan prestasi mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang di tingkat nasional serta menegaskan komitmen fakultas dalam mencetak generasi hukum Islam yang unggul, kompetitif, dan responsif terhadap dinamika persoalan hukum di era modern





