SYARIAH – Kamis, 9 April 2026, Tim Humas dan Jurnalistik Fakultas Syariah yang diwakili oleh Rizka Amaliah dan M. Zia Al-Ayyubi menghadiri agenda Koordinasi Pemberitaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Rapat LPM Lantai 4 Gedung Dr. (HC) Ir. H. Soekarno.
Agenda koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Humas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, M. Anwar Firdausy, M.Ag. serta Kepala Biro AAKK, Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M.
Dalam arahannya, Ita Hidayatus Sholihah menyampaikan bahwa tim humas dan media di tingkat universitas maupun fakultas telah cukup aktif dalam menyajikan informasi terkait kegiatan lembaga. Namun demikian, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan media kampus agar selaras dengan perkembangan zaman, khususnya dalam memenuhi kebutuhan audiens media sosial.
“Kita perlu menyajikan informasi yang relevan dan dibutuhkan oleh mahasiswa, calon mahasiswa, orang tua, serta masyarakat umum. Jangan hanya berfokus pada pemberitaan kegiatan lembaga,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Humas yang akrab disapa Pak Dosi mengimbau seluruh tim humas dan jurnalistik di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus bersinergi dan mengoptimalkan kinerja. Ia juga menekankan pentingnya pembaruan berita secara berkala sebagai bagian dari peningkatan kualitas media kampus.
“Pemberitaan di media kampus tentu berbeda dengan media massa profesional. Meski demikian, kualitas tetap harus dijaga, salah satunya melalui pelibatan tim editor,” ujarnya.
Sebagai perwakilan Fakultas Syariah, Rizka Amaliah dan M. Zia Al-Ayyubi menyatakan kesiapan mereka untuk mengoptimalkan kinerja tim publikasi dan jurnalistik di tingkat fakultas. Mereka menegaskan bahwa upaya tersebut memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.
Keduanya juga mengapresiasi langkah proaktif tim Humas universitas dalam menyelenggarakan koordinasi secara menyeluruh. Kegiatan ini dinilai menjadi ruang strategis untuk mengidentifikasi berbagai tantangan publikasi di tingkat fakultas dan program studi, sekaligus mencari solusi bersama.





