MIU Login

Qaryah Thoyyibah Kolaborasi Kampus-Sekolah dalam Pendidikan Anti Korupsi

SYARIAH – Selasa, 28 Oktober 2025 – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Pendidikan Karakter Anti Korupsi Sejak Dini” di SMPN 1 Dau Malang. Kegiatan yang dipusatkan di selasar masjid sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII serta jajaran pengurus OSIS, dengan tujuan menanamkan nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sejak bangku sekolah menengah.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Musleh Harry, S.H., M.Hum., menyampaikan materi secara runtut dan komprehensif. Ia mengawali dengan mendefinisikan korupsi dalam perspektif etika dan hukum, lalu menurunkannya menjadi bentuk-bentuk perilaku tidak jujur yang mudah dikenali di lingkungan pelajar seperti mencontek, titip absen, hingga penyalahgunaan kepercayaan. Paparan berlanjut pada dasar hukum dan prinsip-prinsip umum pencegahan korupsi, diikuti pemaparan jenis-jenis korupsi beserta contoh kasus sederhana yang relevan dengan keseharian siswa. Pendekatan ini dimaksudkan agar peserta tidak hanya memahami konsekuensi hukum, tetapi juga menangkap dimensi moral dan sosial dari perilaku antikorupsi.

Untuk memperkuat pemahaman, tim menghadirkan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Siswa diajak mengidentifikasi situasi berisiko, misalnya saat mengelola kas kelas, mengikuti kegiatan organisasi, atau berpartisipasi dalam proyek sekolah serta mempraktikkan langkah pencegahan, seperti transparansi pencatatan, mekanisme izin yang jelas, dan kebiasaan melapor ketika menemukan indikasi pelanggaran. Sejumlah pengurus OSIS membagikan pengalaman organisasi mereka, yang kemudian dijadikan studi kasus singkat guna menekankan pentingnya akuntabilitas dan keterbukaan informasi dalam kepemimpinan siswa.

Kepala SMPN 1 Dau, Drs. Binurdin, menyampaikan apresiasi atas sinergi kampus–sekolah tersebut. “Acara ini merupakan kesempatan yang baik untuk guru-guru sekolah dan siswa, untuk menanamkan dan membentuk karakter anti korupsi sejak dini, sehingga menjadi pedoman perilaku kita kelak jadi pejabat,” ujarnya dalam sambutan pembuka. Pihak sekolah menilai, kolaborasi ini selaras dengan upaya penguatan profil pelajar berintegritas serta menjadi pelengkap kegiatan literasi karakter yang selama ini dijalankan.

Di sisi lain, Fakultas Syariah UIN Maliki Malang menegaskan bahwa agenda pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk mendekatkan ilmu hukum dan etika publik kepada generasi muda. Melalui pendekatan preventif–edukatif, kampus berharap nilai kejujuran tidak hanya menjadi jargon, melainkan kebiasaan yang tertanam dalam budaya sekolah. Tim pengabdian juga mendorong praktik role model dari guru dan pengurus OSIS, mengingat teladan perilaku memiliki dampak kuat dalam membentuk standar etika di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ditutup dengan rangkuman poin-poin kunci antara lain pentingnya kejujuran dalam proses belajar, transparansi dalam organisasi sekolah, serta keberanian menyampaikan kebenaran dan ajakan untuk menerapkan prinsip tersebut dalam aktivitas harian. Pihak penyelenggara membuka peluang tindak lanjut berupa pendampingan tematik, penyediaan materi ringkas, serta rencana lokakarya kecil untuk memperkuat sistem pencegahan pelanggaran di tingkat kelas dan organisasi siswa.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, SMPN 1 Dau dan Fakultas Syariah UIN Maliki Malang berharap lahir generasi pelajar yang berintegritas, berani berkata benar, serta terbiasa mengelola amanah secara transparan. Nilai-nilai tersebut dipandang sebagai fondasi penting bukan hanya bagi prestasi akademik, tetapi juga bagi kepemimpinan yang bertanggung jawab di masa depan. [AK]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait