MIU Login

Perkuat Ikatan Internasional, Fakultas Syariah UIN Malang dan UiTM Malaysia Gelar Inbound Studies

Reporter: Wardah Naila Rahmatika
Editor: Rizka Amaliah

SYARIAH – Fakultas Syariah UIN Malang kembali memperkuat jejaring internasional dengan menggelar program International Bound Studies bersama Universiti Teknologi Mara (UiTM), Melaka, Malaysia. Acara yang merupakan bagian dari kolaborasi jangka panjang kedua institusi ini berlangsung semarak di Aula Gedung C UIN Malang, Rabu (26/11), pukul 08.30 WIB.

Sejumlah 27 mahasiswa program studi International Business dari UiTM hadir dalam kegiatan ini, bergabung dengan mahasiswa Program ICP Fakultas Syariah UIN Malang. Pertemuan ini tak hanya diisi dengan agenda akademik, tapi juga pertukaran budaya.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Azmi, mahasiswa Fakultas Syariah dan doa pembuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. Miftahul Huda, S.HI., M.H.

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. H. Umi Sumbulah M.Ag., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesediaan UiTM untuk hadir di Malang. Beliau menyoroti bahwa kerja sama antara UIN Malang dan UiTM telah terjalin erat sejak tahun 2006, dimulai dengan pendirian lembaga El-Zawa dan selalu diperbarui kontraknya.

“Saya harap kolaborasi yang sudah terjalin antara dua universitas ini, khususnya dengan Fakultas Syariah, bisa terus berjalan dengan baik melalui student inbound, pengabdian, riset kolaboratif, dan program lainnya,” ujar Prof. Umi.

Senada dengan Dekan Fakultas Syariah, Wakil Rektor (Warek) UiTM, Dr. Mohd. Halim Mahpoth, dalam sambutannya juga menyampaikan harapannya agar kemitraan ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi kedua pihak.

Setelah rangkaian sambutan, acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UIN Malang, Drs. H. Basri Zain, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya yang disampaikan menggunakan Bahasa Inggris, Basri menekankan kesamaan yang dimiliki Indonesia dan Malaysia.

“Kami percaya UIN Malang bukan yang terbaik di Indonesia, tapi salah satu yang terbaik. Malaysia dan Indonesia memiliki banyak kesamaan, kita harus bekerja sama dan saling menghormati,” tutur Warek Basri Zain dalam penutupan sambutannya.

Setelah pembukaan, hadirin diputarkan video profil UiTM Melaka dan UIN Malang. Sesi dilanjutkan dengan pertunjukan budaya berupa tari tradisional dari Malaysia dan Tari Dewi Sekartaji dari Kediri yang dibawakan oleh mahasiswa UIN Malang.

Sebagai penutup jelang sesi terakhir, UIN Malang dan UiTM Melaka melaksanakan momen pertukaran kenang-kenangan dan sertifikat di antara para tenaga pendidik sebagai simbol eratnya kerja sama.

Agenda terakhir dalam sesi InBound adalah presentasi perwakilan UiTM mengenai Sustainable Transportation (Transportasi Berkelanjutan) dalam konteks DSV. Menariknya, sebelum dan sesudah presentasi, diadakan tes untuk mengukur pemahaman audiens.

Di penghujung acara, dilakukan pertukaran cendera mata sebagai simbol ikatan persahabatan, disusul dengan sesi kumpul bersama antara mahasiswa UIN dan UiTM.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat bonding atau ikatan antar dua universitas dan menambah wawasan akademik dan kebudayaan bagi seluruh peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait