MIU Login

Mahasiswa Fakultas Syariah Khidmat Laksanakan Ujian Tengah Semester

SYARIAH – Senin, 13 Oktober 2025, pekan Ujian Tengah Semester (UTS) Fakultas Syariah dimulai. Para mahasiswa melaksanakan UTS sesuai jadwal perkuliahan reguler. Pekan UTS akan berakhir pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Proses UTS di Fakultas Syariah cukup variatif. Sebagian dosen menerapkan tes tulis atau lisan dengan tatap muka langsung. Sebagian lagi memilih skema penugasan atau pengerjaan soal via e-learning.

Iffaty Nasyiah, S.HI., M.H., dosen Prodi Hukum Tata Negara, memilih tes tulis untuk melihat langsung proses UTS mahasiswa. Bagi keduanya, tatap muka langsung dengan pengawasan menjadi salah satu bentuk ujian yang efektif.

“UTS dengan tatap muka langsung memungkinkan saya berfokus mengamati proses pengerjaan soal ujian. Setelah mahasiswa mengerjakan soal, biasanya saya akan langsung membahasnya bersama,” tutur Bu Iffaty.

Memilih mekanisme yang sama, Faridatus Syuhadak, M.HI., dosen Prodi Hukum keluarga Islam, juga mewajibkan mahasiswa menggunakan almamater saat mengikuti UTS. Baginya, hal ini penting untuk melatih kedisiplinan mahasiswa.

“UTS dengan tes tulis dan tatap muka langsung sebenarnya tidak hanya menguji kemampuan dan keterampilan mereka di bidang akademik, tapi juga ajang melatih kedisiplinan mahasiswa,” tandas Bu Farida.

Berbeda dengan Bu Farida dan Bu Iffaty, Nurul Istiqomah, M.Ag., dosen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, lebih memilih memberikan take home test sebagai UTS. Hal ini ia terapkan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

“Tidak semua pembelajaran perlu diukur dengan tes pilihan ganda atau bentuk tes tulis lain. Pada matakuliah Al-Qur’an dan Teknologi informasi, saya menerapkan take home test karena memang pembelajaran pada matakuliah tersebut berbasis proyek,” jelas Bu Nurul sembari tersenyum simpul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait