Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, hari ini, Selasa 10/11/2020, Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kurikulum Menuju Kurikulum Integratif. Kegiatan ini digelar untuk menjawab tantangan integrasi sains dan islam yang menjadi salah satu visi universitas. Tujuan akhir dari workshop ini adalah lahirnya kurikulum ideal yang mampu mengantarkan mahasiswa pada profesionalitas diri untuk terjun sebagai akademisi maupun praktisi bidang hukum dan hukum islam.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Saifullah, S.H. M, Hum dengan diawali sambutan oleh Dr. Fakhruddin, M.HI. (Kaprodi HES Fakultas Syariah). Kedua petahana akademik tersebut menekankan konteks integrasi sebagai tantangan zaman dan kebutuhan mutlak calon lulusan yang akan terjun sebagai praktisi bidang hukum. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan angin segar bagi pengembangan kurikulum untuk menjawab tantangan dan kebutuhan mutakhir.
Prodi HES menggandeng Prof. Dr. Abd. Shomad., S.H., M.H. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga) dan Rifki Ismal, Ph.D. (Anggota Dewan Syariah Nasional). Dalam pemaparannya, Prof. Shomad menyebutkan bahwa redesain kurikulum perlu dititikberatkan pada pencapaian kompetensi lulusan ideal yang yuris profesional. “Meskipun lulusan S1, mahasiswa bidang hukum sudah seharusnya dipersiapkan menjadi tenaga profesional di bidangnya”, tegas profesor yang juga lulusan ushuluddin ini.





