Daftar Artikel

Nyekar Menjelang Idul Fitri: Tradisi Doa, Ingatan, dan Ikatan Keluarga

SYARIAH – Menjelang datangnya Idul Fitri, masyarakat Muslim di Indonesia biasanya disibukkan dengan berbagai persiapan. Selain membersihkan rumah, menyiapkan hidangan khas, dan bersilaturahmi dengan keluarga, terdapat satu tradisi yang hampir selalu dilakukan oleh banyak orang, yaitu nyekar atau ziarah kubur, yang mulai dilakukan sejak hari ini. Tradisi ini dilakukan dengan

Antara Rindu dan Kebutuhan: Dilema Mudik di Ujung Ramadan

SYARIAH – Menjelang penghujung Ramadan, suasana haru dan hangat mulai terasa di seluruh penjuru negeri. Bagi banyak orang, ini adalah saat untuk bersiap pulang kembali ke kampung halaman, bertemu keluarga, dan merayakan Idul Fitri bersama orang-orang tercinta. Namun di balik semarak tradisi mudik, tersimpan dilema yang tidak sederhana: antara rindu

Ketahanan Keluarga di Tengah Arus Mudik

Oleh: Dr. H. Miftahul Huda, SHI., M.H.(Dosen Fakultas Syariah UIN Malang & Fasilitator Konselor Perkawinan Kemenag RI) SYARIAH – Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, jutaan masyarakat Indonesia bersiap melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Tradisi tahunan ini bukan sekadar mobilitas penduduk dari kota menuju desa, tetapi juga memiliki makna sosial dan

Ramadan di Ujung Waktu: Momentum Muhasabah Diri

SYARIAH – Ramadan adalah bulan yang selalu dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan suci ini bukan sekadar momentum menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi ruang pembinaan spiritual bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri. Kini, ketika Ramadan telah memasuki hari-hari terakhir, umat Islam dihadapkan pada satu momentum penting melakukan

Rekonstruksi Hukum Wakaf Ahli untuk Ketahanan Keluarga

Wakaf merupakan bentuk filantropi Islam yang memiliki nilai manfaat secara sosial ekonomi. Wakaf merupakan bentuk jaminan sosial terhadap kelompok rentan dan memberikan penguatan secara ekonomi. Secara umum, wakaf dibagi menjadi dua, yaitu wakaf ahli dan wakaf khairi. Wakaf ahli adalah wakaf yang ditujukan kepada orang-orang tertentu khususnya dari keluarga wakif,

Mengawali Ramadhan 1443 H dengan Sikap Moderat

Miftahudin Azmi dan Ahsin Dinal Mustafa (Dosen Ilmu Falak UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Disparitas terkait penentuan awal bulan Hijriah menjadi diskusi yang menarik, terutama penentuan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Ragam pendapat ulama terkait konsep dan metode penentuan awal bulan, serta semakin mutakhirnya ilmu astronomi membuat perbedaan pendapat

sumber: www.arasynews.com

Haruskah Menteri Agama Mundur?

Oleh: Sudirman Hasan Beberapa hari ini muncul di sejumlah media sosial tagar semacam #menagmundur. Hal ini dikaitkan dengan wacana pengaturan pengeras suara di masjid dan musala. Memang, di era keterbukaan informasi, setiap orang memiliki kesempatan untuk berkomentar apa saja. Hanya, nampaknya kita perlu sekali lagi bijak dalam bersikap dan bertutur

PEREMPUAN DAN KELUARGA: Radikalisasi dan Kontra Radikalisme di Indonesia

Kekerasan berbasis agama, etnis dan gender merupakan tontonan yang bisa disaksikan setiap hari melalui berbagaimedia. Intoleransi, radikalisme dan terorisme atas nama agama sering kali menjadikan perempuan dan anak-anak sebagai korban. Perempuan dan radikalisme memiliki sisi paradoksal, di satu sisi merupakan korban dan sasaran radikalisme namun di sisi lain perempuan (dan

Rekonstruksi Norma Ekonomi Syariah di IndonesiaPerspektif Transisi Hukum HLA. Hart

Hukum nasional yang valid selalu mengakomodasi nilai historis, filosofis, sosiologis, dan yuridis. Oleh karena itu,penguatan norma ekonomi syariah di Indonesia mutlak harus dilakukan dalam rangka memperkuat bangunan nasional(nation building) di bidang hukum. Kehidupan sosial ekonomi politik yang kontra norma ekonomi syariah bisa berimplikasi pada kegagalan hukum nasional. Download Artikel

SENJAKALA KEADILAN : Risalah Paradigma Baru Penegakan Hukum di Indonesia

Tulisan ini dimulai dari pertanyaan yang tidak pernah selesai untuk dijawab. Konsep atau teori yang digunakan untuk menjawab pun tidak pernah memuaskan dan tidak menyelesaikan masalah bahkan cenderung menyisakan masalah yang tidak berkesudahan. Ironisnya lagi konsep atau teori tersebut masih tetap digunakan dalam proses pembelajaran, wacana ilmiah (scientific discourse) dan