Daftar Artikel

AGAMA DAN KEKERASAN KOMUNAL: Studi atas Kekerasan Islam-Kristen di Indonesia

AGAMA DAN KEKERASAN KOMUNAL:Studi atas Kekerasan Islam-Kristen di Indonesia[1]Oleh: Umi Sumbulah[2] Abstract Kekerasan agama di Indonesia didominasi oleh kekerasan Islam-Kristen. Hal ini terkait tidak saja dengan pola keberagamaan pada kedua komunitas tersebut yang cenderung esklusif, namun terkait dengan faktor-faktor lain semisal ekonomi, politik, lemahnya piranti hukum dan sebagainya. Relasi Islam-Kristen

AGAMA DAN KEKERASAN (Menelisik Akar Kekerasan dalam Tradisi Islam)

AGAMA DAN KEKERASANMenelisik Akar Kekerasan dalam Tradisi Islam[1]Oleh : Umi Sumbulah[2] Abstract Agama memiliki dua dimensi, normatif dan historis.Secara normatif, agama sesungguhnya mengangankan kerukunan, perdamaian dan nir kekerasan, namun interpetasi terhadap normativitas agama seringkali menjadi justifikasi bagi tindak kekerasan yang mengatasnamakan agama. Tulisan ini, mencoba mengeksplorai akar-akar teologis yang kerap

AGAMA, KEKERASAN DAN PERLAWANAN IDEOLOGIS

AGAMA, KEKERASAN DAN PERLAWANAN IDEOLOGIS[1]Oleh : Umi Sumbulah[2] Abstrak Munculnya kekerasan yang mengatasnamakan agama, seringkali disebabkan adanya pemaknaan agama secara ideologis. Ideologi yang diformulasi sedemikian rupa, ditaati oleh penganutnya untuk mencapai tujuan tertentu. Ideologi sebagai simbol senjata politik, juga digunakan oleh proponennya untuk melakukan sebuah perlawanan demi mencapai tujuan politik.

FUNDAMENTALISME SEBAGAI FENOMENA KEAGAMAAN

FUNDAMENTALISME SEBAGAI FENOMENA KEAGAMAAN[1]Oleh : Umi Sumbulah[2] ABSTRAK Fundamentalisme yang muncul dalam tradisi agama apapun, sesungguhnya bukanlah fenomena monolitik. Kemunculannya, bisa karena murni pemahaman agama yang diyakini oleh sekelompok penganut agama terhadap doktrin teks-teks suci, namun juga bisa muncul sebagai reaksi terhadap opressi sosial, politik dan bahkan budaya, yang mengalienasi

About Me

Tes masukan blog Nama : Dr. Hj. Umi sumbulah, MAg NIP : 150 289 266 Jenis Kelamin : Perempuan Tempat dan Tanggal Lahir : Blitar, 26 Agustus 1971 Status Perkawinan : Kawin Agama : Islam Golongan / Pangkat : Pembina / IV-a Jabatan Fungsional Akademik : Lektor Kepala Perguruan Tinggi

Komunitas Agamawan-Intelektual (KAI)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN     Mata Kuliah    : Ulum al-Qur’an I dan II Fakultas           : Syari’ah Jurusan            : al-Ahwal al-Syakhshiyyah Bobot              : 4 SKS Kode               : Prasyarat         : PKPBA dan Sertifikat Taklim Qur’ani MSAA   A.    Deskripsi Mata Kuliah Ulum al-Qur’an merupakan sebagian dari keilmuan al-Qur’an yang sangat luas yang

Catatan

Catatan harian pejabat fakultas