Jumat, 5 November 2021, Fakultas Syariah kedatangan tamu akademik dari IAIN Pekalongan. Para punggawa Fakultas Syariah dari kampus tersebut hadir di ruang sidang Fakultas Syariah UIN Maliki Malang pada pukul 13.00 WIB.
Kunjungan ini dilaksanakan sebagai upaya menggali dan berbagi pengalaman tentang pengelolaan laboratorium hukum pada kedua perguruan tinggi. Dalam paparannya, Dekan Fakultas Syariah IAIN Pekalongan (Dr. Ahmad Jalaluddin, MA.) menyebutkan bahwa pengelolaan laboratorium hukum di kampusnya dilekatkan pada fungsi prodi. Artinya, prodi menjadi seter dalam setiap program yang berkaitan dengan pemanfaatan laboratorium hukum.

Dalam mengawali diskusi, Dr. Ahmad Jalaluddin, MA. mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pimpinan yang telah menyambut tim dari IAIN Pekalongan, karena bersedia meluangkan waktu di tengah padatnya kegiatan. Pada hari itu, kebetulan memang sedang dilaksanakan tiga kegiatan beruntun, yakni penyusunan Renstra Fakultas, peresmian moorcourt corner oleh MK, dan kunjungan dari IAIN Pekalongan. “Saya senang sekali karena kunjungan kami disambut dengan begitu hangat oleh rekan-rekan dari Fakultas Syariah di tengah-tengah kesibukan Bapak/Ibu sekalian. Memang, kunjungan ke sesama PTKIN itu bagaikan sebuah pertemuan keluarga. Oleh karena itu dalam kegiatan ini, proses silaturrahmi dan sharing, khususnya tentang pengelolaan laboratorium, bisa terlaksana dengan baik.” Tuturnya di sela-sela diskusi.
Dekan Fakultas Syariah UIN Maliki Malang, Dr. Sudirman, MA. menyambut baik kunjungan ini dan memaparkan perkembangan terbaru dari pengelolaan laboratorium-laboratorium di lembaga yang dinakhodainya. Beliau juga menjelaskan secara spesifik upaya menciptakan corporate branding dengan merilis icon-icon penting yang memiliki kekhasan bidang syariah. Beberapa di antaranya adalah Family Corner, Pusbakum Kelurahan, kerja sama dengan MK dalam menggelar kompetisi debat konstitusi tingkat pesantren, dan pesantren virtual. “Kegiatan-kegiatan ini akan menjadi icon branding yang khas dari Fakultas Syariah. Hal ini bertujuan untuk menonjolkan distingsi lembaga dengan lembaga lain yang serupa di Indonesia.” Paparnya dalam pertemuan tersebut.
Selain memaparkan beberapa program strategis yang mulai dirilis oleh Fakultas Syariah UIN Maliki Malang, penjelasan tentang 13 unit yang menjadi pion dalam pelaksanaan berbagai program juga dilakukan. Dalam hal ini, Dr. Erfaniah Zuhriah, S.Ag., M.H. (Wakil Dekan Bidang AUPK) menyebutkan bahwa gerak gesit fakultas dalam melaksanakan berbagai program tidak terlepas dari semangat dosen-dosen muda yang ditempatkan di ketiga belas unit tersebut.
Kegiatan yang dihadiri seluruh jajaran dekanat, para pimpinan prodi, dan pengelola unit atau laboratorium pada masing-masing lembaga (Fakultas Syariah UIN Pekalongan dan UIN Maliki Malang) ini dilanjutkan dengan tour ke beberapa lab Fakultas Syariah di gedung Megawati yang berakhir di mootcourt corner (Lantai 2 Perpustakaan UIN Maliki Malang). Dekan dari kedua belah pihak berharap kegiatan ini dapat bermuara pada penandatanganan MoU untuk mempererat hubungan





