SYARIAH – Fakultas Syariah menggelar rapat koordinasi persiapan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 pasca pemisahan Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuluddin. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Syariah pada Senin (27/7/2026) tersebut diikuti seluruh panitia PBAK dari unsur dosen dan Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah serta Fakultas Ushuluddin sebagai bagian dari proses transisi pelaksanaan PBAK setelah pemisahan kedua fakultas.
Rapat koordinasi dihadiri Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H., Ketua Panitia PBAK dari unsur dosen Dr. Mahbub Ainur Rofiq, MHI beserta jajaran, serta panitia PBAK dari unsur mahasiswa Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuluddin.
Dalam arahannya, Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., menegaskan bahwa penyelenggaraan PBAK tahun ini menjadi momentum penting karena merupakan pelaksanaan pertama setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) pendirian Fakultas Ushuluddin sebagai fakultas tersendiri.
Menurutnya, kepanitiaan PBAK dari unsur dosen maupun mahasiswa kini perlu dipisahkan agar masing-masing fakultas dapat lebih fokus dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa baru.
“Pasca terbitnya SK pendirian Fakultas Ushuluddin, kepanitiaan PBAK di tingkat fakultas harus dipisahkan agar lebih fokus. Selain itu, pelaksanaan PBAK juga berlangsung di lokasi yang berbeda. Fakultas Ushuluddin akan melaksanakan kegiatan di Gedung Pascasarjana, sedangkan Fakultas Syariah di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat,” ujar Prof. Umi.

Ia juga meminta seluruh panitia terus memperkuat koordinasi, khususnya terkait aspek teknis pelaksanaan kegiatan, dengan tetap berkomunikasi secara intensif bersama Wakil Dekan III.
Sementara itu, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat pimpinan, PBAK Fakultas Syariah akan dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 20–21 Agustus 2026, bertempat di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat.
Ia mengingatkan seluruh panitia agar terus menjalin koordinasi secara intensif, terutama dalam memastikan kesiapan teknis, melakukan pengecekan ulang jadwal narasumber, serta mengantisipasi berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung. Terkait pengelolaan anggaran, panitia diminta berkoordinasi dengan bendahara agar seluruh kebutuhan dapat dipenuhi sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain itu, Dr. H. Miftahul Huda mengingatkan panitia agar memperhatikan waktu salat dalam penyusunan rangkaian acara sehingga seluruh kegiatan tetap berjalan tertib tanpa mengabaikan kewajiban ibadah sholat peserta maupun panitia.
“Saya juga meminta agar tujuh hari sebelum pelaksanaan PBAK seluruh panitia melaksanakan gladi bersih. Momentum ini penting untuk melakukan pengecekan ulang seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kesiapan teknis, perlengkapan, alur acara, hingga pembagian tugas masing-masing panitia. Dengan persiapan yang matang, Insya Allah pelaksanaan PBAK Fakultas Syariah 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses,” tegas Dr. Miftah
Melalui rapat koordinasi ini, Fakultas Syariah berharap seluruh persiapan PBAK 2026 dapat dimatangkan secara optimal sehingga pelaksanaannya berjalan lancar, tertib, dan mampu memberikan pengalaman akademik serta pengenalan budaya kampus yang berkesan bagi mahasiswa baru.




