MIU Login

Lebih Dekat dengan Dekan Fakultas Syariah (Dr. Sudirman Hasan, M.A): Perjalanan Hidup, Harapan, dan Realita

Reporter: Rifqoh Nasywa Nabila

Semakin bermanfaat, semakin bahagia. Begitulah prinsip yang dipegang oleh dekan fakultas syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Sudirman Hasan, M.A. Beliau merupakan sosok yang ulet, tekun, dan pantang menyerah. Pria kelahiran Jombang, 22 Agustus 1977 ini memiliki sederet panjang daftar tulisan yang dimuat di berbagai media nasional sampai internasional, mulai dari jurnal, sampai buku. Bahkan, salah satu buku karya beliau yang berjudul ‘Sufism and Spirit of Capitalism’ terbitan UIN Malang Press sampai dikoleksi oleh 15 kampus ternama di Amerika, termasuk Harvard University dan UCLA, serta beberapa kampus mancanegara termasuk Belanda, Singapura, dan Australia.

Selain mengemban amanat menjadi dekan Fakultas Syariah UIN Malang, saat ini Dr. Sudirman Hasan, M.A., juga menjabat sebagai Asesor BAN-PT, dewan pembina Perhimpunan Laboratorium Syariah dan Hukum FSH PTKIN se-Indonesia, serta wakil ketua Forum Dekan Syariah se-Indonesia.

Memiliki latar belakang pendidikan berbasis pesantren dari MTs Darussalam Jombang (lulus th. 1992) dan MAN-PK Denanyar Jombang (lulus th. 1995), Pak Sudirman melanjutkan studi dengan menempuh pendidikan jenjang sarjana dan magister di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Di samping mendalami ilmu syariah ahwal as-syakhsiyah yang kemudian difokuskan pada bidang zakat dan wakaf, Pak Sudirman juga memiliki keahlian lebih di bidang bahasa Inggris. Sehingga tidak heran, jika kemudian pengalaman luar negeri Pak Sudirman kebanyakan didapatkan mulai dari Malaysia sampai negara-negara barat.

Dari Kecewa sampai IOWA
“Ekspektasi lebih indah daripada realita”, kata orang-orang. Namun, Dr. Sudirman Hasan, M.A, dalam lika-liku perjalanan hidup, beliau mengatakan lain. Beliau amat gigih mengejar kesempatan dan terus mencoba selagi ada peluang. Menjelang pendidikan doktoral, pria berperawakan tegap ini dinyatakan lolos seleksi beasiswa ke Amerika yang diadakan oleh Fulbright. Selagi menunggu konfirmasi dari pihak kampus yang dipilih, Pak Sudirman juga mencoba seleksi beasiswa dalam negeri dengan menetapkan UIN Walisongo Semarang sebagai pilihan.

Qadarullah, ternyata Pak Sudirman diterima di kedua pilihan. Hanya saja, Pak Sudirman harus memilih satu di antara dua pilihan. Kampus pilihan beliau di Amerika, tepatnya di IOWA, memberikan konfirmasi, hanya saja, Pak Sudiman diharuskan menunggu beberapa bulan lagi dikarenakan kuota mahasiswa luar negeri yang terbatas. Merasa dilema, Pak Sudirman pun meminta masukan dari atasan dan disarankan agar mengambil beasiswa dalam negeri saja. Itu artinya, Pak Sudirman harus melepas beasiswa dari Fulbright dan menempuh pendidikan doktoral di UIN Walisongo Semarang.

Di UIN Walisongo, Pak Sudirman mendapatkan penghargaan sebagai wisudawan terbaik dan wisudawan termuda. Tak puas sampai di situ, Pak Sudirman kembali mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh pihak Fulbright untuk melakukan riset di Amerika, tepatnya di IOWA dan dinyatakan lolos.

“Alhamdulillah, ternyata rencana Allah lebih indah daripada ekspektasi saya,” ujar beliau berseri-seri saat diwawancara pada Hari Rabu (9/03/22). “Justru jika saya jadi berangkat (ke Amerika) untuk kuliah lebih dari 6 bulan, mungkin saya tidak akan betah di sana. Tidak akan cocok. Gaya hidupnya, iklimnya yang ekstrem, apalagi IOWA dekat salju, ya, gak mungkin betah juga. Dan lagi, kalau jadi disana, mungkin saya tidak akan jadi seperti sekarang ini. Saya memang kehilangan satu, tidak jadi kuliah di luar negeri tapi justru Allah memberi saya dua-duanya, bahkan lebih.” lanjut beliau.

Pesan Dr. Sudirman Hasan, M.A. untuk Mahasiswa dan Mahasiswi di Fakultas Syariah
Masih dalam wawancara pada Hari Rabu (9/03/2022) Dr. Sudirman Hasan, M.A., memberikan pesan untuk semua mahasiswa, khususnya mahasiswa dan mahasiswi di Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim agar tetap semangat, jangan mudah mengeluh, jangan takut untuk mencoba. Lakukan seuatu dengan segala upaya terbaik kita, dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Berita Terkait