Daftar Artikel

Agama dan Problem Kekerasan Terhadap Perempuan

Agama dan Problem Kekerasan Terhadap Perempuan[1] Oleh: Umi Sumbulah[2] Pengertian kekerasan terhadap perempuan Kekerasan merupakan salah satu bentuk dari fenomena ketidakadilan gender. Terjadinya kekerasan terhadap perempuan, merupakan akibat dari steteotype, marjinalisasi dan subordinasi terhadapnya. Ketika terjadi kekerasan terhadap perempuan, orang dengan mudah mengatakan karena perempuan lemah, pantas menerimanya atau sebutan-sebutan

METODOLOGI STUDI AL-QUR’AN

METODOLOGI STUDI AL-QUR’AN[1] Oleh : Umi Sumbulah[2] A. Wacana tentang Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Al-Qur’an yang merupakan seperangkat aturan hidup, memberikan porsi besar kepada perkembangan manusia terutama menyangkut maksimalisasi fungsi pikirnya. Isyarat ilmiah dalam al-Qur’an, merupakan salah satu aspek I’jaz al-Qur’an yang lazim dikenal dengan i’jaz ‘ilmy. Membahas hubungan dan

TELAAH ONTOLOGIS & EPISTEMOLOGIS TERHADAP AL-QUR’AN: Sebuah Kajian Awal

TELAAH ONTOLOGIS & EPISTEMOLOGIS TERHADAP AL-QUR’AN: Sebuah Kajian Awal [1] Oleh : Umi Sumbulah[2] Pengertian dan Problematika Al-Qur’an sebagai sumber pertama dan utama ajaran Islam, memiliki prinsip-prinsip ajaran yang sempurna sekaligus bersifat universal dan eternal. Karenanya, konsekuensi logis dari pengakuan tersebut, pesan-pesan suci ini berlaku untuk dan relevan dengan segala

MENGANGANKAN TERWUJUDNYA PUSAT PERADABAN KOSMOPOLIT DAN UNIVERSAL

MENGANGANKAN TERWUJUDNYA PUSAT PERADABAN KOSMOPOLIT DAN UNIVERSAL [1]Oleh : Umi Sumbulah[2] Pendahuluan Perbincangan perihal peradaban kosmopolit dan universal dalam konteks UIN Malang, mesti berpijak pada konsep teologis dan aktualisasi historis kosmopolitanisme dan universalisme Islam. Kedua sifat peradaban Islam ini, mengidealisasikan tegaknya lima hak dasar kemanusiaan (al-dharuriyat al-khamsat), yakni hak hidup

MEREKONSTRUKSI REALITAS PLURALISME AGAMA DENGAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN

MEREKONSTRUKSI REALITAS PLURALISME AGAMA DENGAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN[1]Oleh : Umi Sumbulah[2]   Antaran Wacana Agama sesungguhnya hadir sebagai petunjuk bagi penciptaan kehidupan yang penuh keteraturan dan keharmonisan. Namun, kehadiran agama di muka bumi ini tidak tampil dalam wajah yang seragam seperti ketidakseragaman manusia itu sendiri. Hal ini, sebenarnya memiliki blessing teologis-sosiologis

SIKAP KEBERAGAMAAN DALAM TRADISI AGAMA-AGAMA IBRAHIM

SIKAP KEBERAGAMAAN DALAM TRADISI AGAMA-AGAMA IBRAHIM[1]Oleh : Umi Sumbulah[2] Pengantar Pembahasaan tentang sikap keberagamaan dalam konteks penelitian ini, difokuskan kepada tiga agama Ibrahim (the Abrahamic Religions), yakni Yahudi, Kristen dan Islam. Oleh karena itu, sikap-sikap keagamaan yang ekslusif, inklusif dan pluralis akan dipaparkan dalam tradisi ketiga agama tersebut. Hal ini

ISLAM DAN DEMOKRASI (Menelisik Akar-akar Sosio-Religius)

ISLAM DAN DEMOKRASIMenelisik Akar-akar Sosio-Religius[1]Oleh : Umi Sumbulah[2] Abstract The lack of democratic experience in Islamic governance system generates the debate among Muslims thinkers on the compatibility of democracy with Islam. Nonetheless, Madinah governance which is led and built by the Prophet Muhammad based on egality, equality and participation, reflects

INSTITUSI MARJA’ AL-TAQLID DALAM TRADISI SYI’AH (Konfrontasi Ushuli-Akhbari dalam Hirarki Pemegang Otoritas Kegamaan)

INSTITUSI MARJA’ AL-TAQLID DALAM TRADISI SYI’AHKonfrontasi Ushuli-Akhbari dalam Hirarki Pemegang Otoritas Kegamaan[1]Oleh: Umi Sumbulah[2] Pra-Wacana Fenomena kepengikutan pemahaman dan praktik keagamaan dalam tradisi syi’ah, terutama dalam konteks Syiah Itsna ‘asyariyah menarik untuk dikaji. Ini karena masalah tersebut tidak hanya menyangkut aspek dan kehidupan keagamaan yang reduksionis, tetapi juga berimplikasi secara

AGAMA DAN KEKERASAN KOMUNAL: Studi atas Kekerasan Islam-Kristen di Indonesia

AGAMA DAN KEKERASAN KOMUNAL:Studi atas Kekerasan Islam-Kristen di Indonesia[1]Oleh: Umi Sumbulah[2] Abstract Kekerasan agama di Indonesia didominasi oleh kekerasan Islam-Kristen. Hal ini terkait tidak saja dengan pola keberagamaan pada kedua komunitas tersebut yang cenderung esklusif, namun terkait dengan faktor-faktor lain semisal ekonomi, politik, lemahnya piranti hukum dan sebagainya. Relasi Islam-Kristen

AGAMA DAN KEKERASAN (Menelisik Akar Kekerasan dalam Tradisi Islam)

AGAMA DAN KEKERASANMenelisik Akar Kekerasan dalam Tradisi Islam[1]Oleh : Umi Sumbulah[2] Abstract Agama memiliki dua dimensi, normatif dan historis.Secara normatif, agama sesungguhnya mengangankan kerukunan, perdamaian dan nir kekerasan, namun interpetasi terhadap normativitas agama seringkali menjadi justifikasi bagi tindak kekerasan yang mengatasnamakan agama. Tulisan ini, mencoba mengeksplorai akar-akar teologis yang kerap