Reporter: Gilang Ramadhan
Editor: Rizka Amaliah
SYARIAH — Selasa, 21 Oktober 2025, sejumlah mahasiswa Fakultas Syariah ikut meramaikan kegiatan Goes to Campus Bersama pemain film Tak Kenal Maka Ta’aruf. Acara digelar di Aula Gedung Rektorat lantai 5 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, pukul 10.00–13.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.AG., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III), tim produksi film, serta tokoh-tokoh utama dari film Tak Kenal Maka Ta’aruf. Acara berlangsung meriah dengan antusiasme para mahasiswa syariah dan ratusan mahasiswi UIN Malang lainnya.
Pembukaan acara berlangsung semarak dengan pembawa acara Imey Zahra yang akrab disapa Kak Imey. Dalam sambutan pembuka, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno. M.AG. menyampaikan bahwa acara ini bisa menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna, termasuk melalui ta’aruf sebagai langkah mengenal pasangan secara lebih sehat. Beliau berharap film tersebut dapat menginspirasi dan memberikan manfaat luas bagi semua kalangan, tidak hanya bagi pemuda Indonesia tetapi juga bagi umat manusia secara umum.

“Untuk anak-anak muda kita di Indonesia, semoga acara ini bisa menginspirasi kehidupan anak muda sehingga tidak lagi berprasangka ‘tak kenal maka tak sayang’, melainkan ‘tak kenal maka ta’aruf’. Semoga acara ini membawa inspirasi tidak hanya para pemuda dan pemudi di Indonesia, tetapi juga di seluruh umat manusia”,ujar beliau.
Panggung gedung rektorat dipenuhi oleh narasumber dari balik produksi film Tak Kenal Maka Ta’aruf, yaitu Eksekutif Produser Dedy Suherman, Produser Wahyudi, Sutradara Toma Margens, serta empat bintang muda film Tak Kenal Maka Ta’aruf, Saskia Chadwick, Dinda Mahira, Avit Kribo, dan Ina Marika. Dengan keramahan dan sikap terbuka, mereka menyapa para mahasiswa yang hadir sebagai penggemar.
Salah satu aktris, Dinda Mahira, menyampaikan harapannya agar film ini bisa memengaruhi pandangan penonton menjadi lebih positif. Ia berharap film ini mendorong pasangan untuk melangkah ke arah yang lebih baik, seperti menuju pernikahan dan memberikan manfaat serta inspirasi bagi generasi muda.
“Semoga dengan film ini tayang dan di tonton bisa berubah sedikit perspektifnya mungkin ya. Dan semoga yang sudah berpasangan mungkin bisa ajak pasangannya nonton, ya supaya segera dihalalkan ya. Harapan kedua semoga bisa bermanfaat buat masyarakat Indonesia dan bisa menjadi inspirasi buat muda-mudi”, tutur Dinda.
Melalui acara ini, mahasiswa Fakultas Syariah maupun penonton umum lainnya mendapat wawasan luas mengenai proses produksi sebuah film dan bagaimana nilai-nilai syariah dapat diintegrasikan dalam karya. Selain pembahasan film, acara ini juga diisi sesi games, kuis, meet & greet, serta pembagian door prize.





