MIU Login

“Mahasiswa Inspiratif Muhammad Azmi Maulana Berhasil Raih Juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional 2025”

Reporter: Imelia Shafara
Editor: Rizka Amaliah

SYARIAH—Prestasi membanggakan diraih oleh Muhammad Azmi Maulana yang sukses meraih juara 2 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman Sunan Pandanaran. Prestasi ini diraih setelah melalui perjalanan panjang dan penuh perjuangan, mulai dari tahap seleksi, semifinal, hingga babak final yang digelar secara offline pada 9 November 2025.

Ajang bergengsi ini diikuti oleh banyak universitas dari Indonesia. Setelah melewati seleksi ketat, hanya lima universitas yang berhasil melangkah ke babak final, di antaranya UIN Maliki Malang dan UIN Sunan Kalijaga. Dari sana, Muhammad Azmi Maulana berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga meraih posisi kedua secara nasional.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur, tapi belum sepenuhnya senang. Masih banyak yang perlu saya pelajari. Rasanya saya belum pantas mendapat trofi ini, melihat masih banyak kekurangan saya dalam membaca ayat suci Al-Qur’an,” kata Azmi.

Dalam kompetisi ini, dewan juri terdiri dari para qari’ dan qari’ah berpengalaman yang pernah menjuarai ajang Internasional.

Bagi Azmi, pengalaman mengikuti MTQ tidak hanya sebatas perlombaan, melainkan perjalanan spiritual dan intelektual yang berkesan mendalam.

“Saya merasakan semangat luar biasa dari para peserta yang bukan hanya menampilkan keindahan suara, tapi juga kekhusyukan dalam memahami makna ayat. Kami belajar bersama, berbagi ilmu dan teknik qiraah. Dari situ saya sadar, MTQ bukan sekadar kompetisi, tapi wadah untuk menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an,” tandas Azmi

Suasana kebersamaan di antara peserta dari berbagai daerah menjadi momen tak terlupakan baginya. Dalam setiap lantunan, ia merasakan ketenangan dan kekaguman tersendiri seolah mengingatkan bahwa Al-Qur’an bukan sekedar dilombakan tetapi juga diamalkan.

“Kemenangan sejati bukan hanya tentang piala, tapi tentang bagaimana setiap ayat yang kita lantunkan menambah keimanan dan menjadi cahaya dalam kehidupan,” tambahnya.

Ke depannya, Azmi berharap prestasinya ini menjadi langkah awal untuk terus berdakwah dan berkontribusi dalam syiar Al-Qur’an.

“Insyaallah saya berencana mengikuti lomba serupa di waktu mendatang,” tegas Azmi.

Muhammad Azmi Maulana juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa yang ingin berprestasi sepertinya

“Jangan pernah takut untuk memulai dan jangan mudah menyerah. Setiap keberhasilan berawal dari proses panjang, doa, dan usaha sungguh-sungguh. Cintailah apa yang kamu lakukan. Jika kita mencintai Al-Qur’an, maka setiap lantunan ayat akan menjadi ibadah dan membawa keberkahan. Prestasi sejati juga bukan hanya tentang piala tetapi bagaimana kita tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain.”

Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi Fakultas Syariah, yang terus melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berjiwa Qur’ani. Sekprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Miski, S. Th.I, M.Ag. mengaku bangga atas capaian Azmi.

“Alhamdulillah.. MTQ ini adah bagian dari implementasi keilmuan Mas Azmi di ranah kompetisi. Sebagai sekprodi, saya tentu bangga dengan capaian Mas Azmi ini. Tentu, saya berharap, kian banyak mahasiswa yang termotivasi untuk berkompetisi, tanpa menanggalkan kuliah sebagai prioritas. Seperti Mas Azmi ini, secara akademik maupun semangat kompetitif, bisa dianggap luar biasa,” tutur Miski.

Muhammad Azmi Maulana telah membuktikan bahwa ketekunan dan cinta pada Al-Qur’an mampu mengantarkan seseorang untuk menjadi juara.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait