Reporter : Marsela Rosiana
Syariah – Fakultas Syariah UIN Malang bekerja sama dengan LFNU kota Malang mengadakan program Digitalisasi Ilmu Falak dengan tema “Program Jadwal Solat dan Imsakiyyah Berbasis IT ” pada Sabtu 26 Maret 2022. Acara yang diselenggarakan di ruang sidang Fakultas Syariah diikuti dengan antusiasme peserta dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Malang. Bahkan, ada pula beberapa peserta dari luar UIN Malang yang mengikuti kajian ini.

Walau materi yang disajikan cukup menguras fokus, namun peserta cukup antusias mengikuti pelatihan ini. Buktinya, acara yang semula dijadwalkan selesai pukul 13.00, baru selesai pukul 16.30 karena banyak diskusi yang cukup dinamis.
Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Diharapkan melalui pelatihan ini, peserta dapat mengimplementasikan pembuatan jadwal salat dan imsakiyah sesuai daerah masing-masing dengan aplikasi yang sudah dibuat.
Pembuatan jadwal Imsakiyyah dipandu langsung oleh pembina Komunitas Qiblatuna, Ahsin Dinal Mustofa pada akhir sesi melengkapi serangkaian pelatihan yang diagendakan. Dengan menggandeng insan muda dalam praktik mengoperasikan rumus-rumus pada Ms. Excel, peserta dimudahkan dengan penyampaian serta gaya bahasa yang mudah dipahami. Pembina juga turun langsung membantu peserta jika terdapat beberapa kesulitan dalam mengikuti panduan selama pelatihan
Miftahudin Azmi selaku pemateri menyebut salah satu kekurangan dalam kajian ini adalah dilakukan secara offline. Padahal, ia melanjutkan, ada peserta dari UIN Raden Intan Lampung yang ingin ikut bergabung secara online.
Pria yang juga dosen ilmu Falak tersebut menjelaskan kegiatannya dilakukan secara offline demi fokus kaderisasi mahasiswa UIN Malang yang minat pada kajian Falak. Di sisi lain, Sudirman Hasan, Dekan Fakultas Syariah menyampaikan pesan agar kegiatan terus berkelanjutan dan fakultas siap mendukung secara optimal.
Pesan itu direspons positif oleh seluruh peserta. Marsela Faza selaku ketua komunitas Qiblatuna menyebut siap berkolaborasi dan menyemarakkan kegiatan falakiyah di kampus yang terletak di Jalan Gajayana no. 50 tersebut.
Sementara itu, KH. Istriqunnajah selaku ketua PCNU Kota Malang mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyebut antusiasme mahasiswa dalam kajian Falak adalah suatu kemajuan yang positif dan harus direspons dengan pelatihan² yang integratif seperti ini.





