SYARIAH – Senin, 2 Februari 2026, tim panitia persiapan PKL Mahasiswa Fakultas Syariah berkumpul di ruang meeting dalam rangka membahas alur penyelenggaraan PKL 2026. Meski belum akan diselenggarakan dalam waktu dekat, proses perancangan agenda PKL perlu dilaksanakan secara sistematis dan terjadwal.
Rapat koordinasi perdana ini dipimpin langsung oleh Dr. Musleh Herry, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa agenda PKL memang harus didiskusikan dan direncanakan jauh-jauh hari agar tak hanya mahasiswa saja yang siap terjun ke lapangan, tetapi juga lembaga sasaran PKL.
“Kita perlu mempersiapkan agenda PKL ini dengan menghitung jumlah mahasiswa dan pemilahannya berdasarkan prodi serta jenis kelamin. Ini penting untuk pemerataan dan upaya penyebaran yang sistematis ke seluruh lembaga PKL yang telah bekerja sama dengan Fakultas Syariah,” tegas Musleh.

Prof. Dr. Hj. Ummi Sumbulah, M.Ag., Dekan Fakultas Syariah mengapresiasi semangat tim panitia. Prof. Umi menyampaikan hal-hal penting seperti kesiapan pendanaan, administrasi, dan perencanaan program PKL. Beliau berharap agenda PKL kali ini bisa lebih baik lagi, meski setiap tahun tak pernah ada masalah berarti.
“Seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan PKL perlu didata, termasuk Prodi Ilmu Hadis yang akan mengawal PKL perdana mahasiswanya,” pesan Prof. Umi kepada seluruh panitia. Beliau juga berpesan agar seluruh panitia mengawal agenda ini secara maksimal.
Data sementara jumlah mahasiswa yang akan melaksanakan program PKL ini adalah 684 orang yang terdiri atas mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Ilmu Hadis. Ketua panitia menyebutkan bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, lembaga sasaran PKL memang sudah dipetakan oleh pihak fakultas. Hal ini dilakukan agar mahasiswa mendapatkan lokasi yang relevan dengan keilmuan dan terhindar dari risiko penolakan.





