Kamis dan Jumat, 4—5 November 2021, Fakultas Syariah menyelenggarakan kegiatan penyusunan rencana strategis (Renstra) sebagai langkah konkret untuk meraih predikat unggul dan bereputasi internasional. Pada hari pertama, gelaran ini dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pada 22.00 WIB dengan fokus kegiatan berupa pengarahan serta Forum Grup Discussion (FGD) dengan Stakeholder. Sementara, kegiatan pada hari kedua difokuskan pada penyusunan Renstra yang dilaksanakan dengan mekanisme sidang komisi dan pleno.

Acara ini dibuka langsung oleh Dr. Sudirman, MA. (Dekan Fakultas Syariah UIN Maliki Malang). Dalam sambutannya, beliau menyebutkan bahwa fakultas memiliki banyak program besar untuk mencapai predikat unggul dan bereputasi internasional. Oleh karena itu, kegiatan penyusunan Renstra ini menjadi salah satu pijakan untuk meraih mimpi-mimpi lembaga yang juga telah termaktub dalam Renstra Universitas. “Kita perlu mengawali program kerja ke depan dengan perencanaan yang jelas dan terukur. Oleh sebab itu, kegiatan penyusunan Rencana Strategis Fakultas berlandaskan Renstra Universitas menjadi sebuah keniscayaan,” tandasnya.
Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si (Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Maliki Malang) yang juga menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan ini menyebut bahwa saat ini UIN Maliki Malang memang tengah berjuang untuk meraih predikat unggul, sebelum melebarkan sayapnya di kancah internasional. Salah satu mimpi besar UIN Maliki Malang adalah menjadi Smartand Green University. Untuk mewujudkannya, peran dan sinergi seluruh fakultas serta prodi sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kegiatan penyusunan Renstra Fakultas Syariah didukung penuh seiring dengan penyempurnaan Renstra Universitas.

Kegiatan yang dilaksanakan di Singhasari Resort ini melibatkan para guru besar, pengelola unit-unit penunjang, dan para pimpinan di Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selain itu, dua praktisi yang juga menjadi pengguna lulusan Fakultas Syariah turut diundang untuk memberikan masukan-masukan positif yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. Kedua praktisi tersebut adalah Dr. Nurul Maulidiyah, M.Ag. (Ketua PA Mojokerto) dan Dr. Susianto, S.H., M.Hum., C.L.A. (Advokat).
Dalam kesempatan ini, Dr. Nurul memuji kinerja para mahasiswa dan lulusan Fakultas Syariah. “Mahasiswa dan alumni Fakultas Syariah UIN Maliki Malang ini memiliki kecakapan yang unggul dalam hal kinerja. Mereka sangat cekatan. Namun, untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman, ada keterampilan penting yang perlu dilatihkan untuk meningkatkan kualitas lulusan. Salah satunya adalah keterampilan bidang teknologi informasi,” tuturnya di sela-sela FGD.
Dr. Susianto sebagai salah satu stakeholder memberikan masukan positif untuk senantiasa menekankan etika dalam pelaksanaan aktivitas akademik. “Mahasiswa perlu dibentuk untuk anti korupsi sejak dini dan dilatih keterampilan yang sesuai dengan bidang keilmuan. Pelatihan-pelatihan peningkatan skills, seperti pelatihan mediator, perlu dilakukan secara berkala sebagai bekal profesi pasca kelulusan,” ujarnya.





