SYARIAH – Kamis, 25 September 2025, Aula Utama Lantai 4 Rumah Singgah Pascasarjana UIN Maliki Malang menjadi saksi sejarah bagi 147 mahasiswa yang melaksanakan agenda yudisium ke-54 periode IV dan V. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan di level dekanat maupun prodi di lingkungan Fakultas Syariah UIN Maliki Malang.

Kegiatan ini diawali dengan istighasah bersama yang dimulai pukul 07.30 hingga 08.30 WIB. Acara berlanjut pada prosesi yudisium pada pukul 08.30 WIB. Dalam prosesi yudisium, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Syariah, Prof. Sudirman, M.A. menyampaikan laporan akademik yang mencakup informasi mengenai peserta yudisium terbaik kategori akademik, hafiz hafizah, skripsi berbahasa asing, prestasi non-akademik, dan peserta yudisium dengan artikel ilmiah non-skripsi.

“Semoga para peserta yudisium mendapat kelancaran dalam meneruskan studi, bagi yang bekerja semoga mendapatkan pekerjaan terbaik, dan yang berkeluarga semoga meraih sakinah,” tutur Prof. Dirman (sapaan akrab beliau) menutup laporan akademik.

Usai laporan akademik, prosesi yudisium dilaksanakan. Agenda dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata bagi para peserta yudisium terbaik dan pidato wakil peserta yudisium.

“Setiap orang memiliki kecepatan dan proses yang berbeda. Jadi, tidak perlu merasa lebih unggul. Kita perlu menghargai setiap proses. Karena yang paling penting bukan seberapa cepat kita sampai tapi seberapa kuat berusaha. Terhitung sejak hari ini kita akan memasuki babak baru kehidupan selanjutnya. Semoga Allah memudahkan perjalanan kita pasca yudisium ini.” tutur Ayu Februari Rantika Sari, Perwakilan peserta yudisium.
Orasi ilmiah oleh Prof. Dr. H. Fadil., S.I., M. Ag., menjadi agenda selanjutnya. Dalam orasinya, Prof. Fadil menekankan kecerdasan, kecepatan, dan ketepatan dalam bekerja.

“Yudisium bukan hanya momentum puncak akademik, tetapi juga simbol puncak keilmuan dan kebijaksanaan. Yudisium bukan akhir perjuangan kalian, berikutnya kalian akan menghadapi lembaran baru yang kadang lebih sulit. Bahkan mungkin kalian sedang berada di persimpangan jalan, bingung menentukan pilihan selanjutnya. Persaingan akan semakin tinggi dan keras. Jadi, bekerjalah di atas rata-rata orang bekerja, kerja cerdas, cepat, dan tepat,” tandas Prof Fadil dalam orasinya.
Selain orasi, pengarahan dekan juga menjadi agenda penting dalam prosesi yudisium. Dalam hal ini, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., Dekan Fakultas Syariah menyampaikan bahwa Yudisium adalah momen kelulusan secara resmi untuk mahasiswa yang telah merampungkan studinya di jenjang masing-masing. Oleh karena itu, para peserta mendapatkan SKL (Surat Keterangan Lulus) pada prosesi ini.
Dalam pengarahannya, Prof. Umi menyampaikan prestasi internasional yang telah diraih UIN Maliki dan Fakultas Syariah. Beliau juga memperkenalkan tagline baru Fakultas Syariah.

“Capaian UIN adalah hasil kontribusi seluruh sivitas akademik di Fakultas Syariah, termasuk dosen dan mahasiswa. Fakultas Syariah ke depan harus lebih mampu memberikan dampak nyata perubahan bagi masyarakat. Oleh karena itu, tagline kita adalah hebat, melesat, unggul, impactfull,” tegas Prof. Umi.
Prosesi yudisium rampung pada pukul 11.00 WIB dan dilanjutkan dengan agenda pembekalan dan diseminasi. Seluruh peserta mengikuti agenda ini dengan khidmat dari awal sampai akhir.





