{"id":8703,"date":"2012-05-22T19:13:41","date_gmt":"2012-05-22T12:13:41","guid":{"rendered":"https:\/\/syariahnew.uin-malang.ac.id\/seminar-nasional-implementasi-ekonomi-syari-ah-dalam-konteks-indonesia-kontemporer\/"},"modified":"2012-05-22T19:13:41","modified_gmt":"2012-05-22T12:13:41","slug":"seminar-nasional-implementasi-ekonomi-syari-ah-dalam-konteks-indonesia-kontemporer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/seminar-nasional-implementasi-ekonomi-syari-ah-dalam-konteks-indonesia-kontemporer\/","title":{"rendered":"Seminar Nasional: Implementasi Ekonomi Syari\u2019ah Dalam Konteks Indonesia Kontemporer"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"caption size-full wp-image-8702\" src=\"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/nasional.jpg\" border=\"0\" alt=\"MUSLIM: KH Masdar farid Mas'udi (kedua dari kanan) menyatakan bahwa Indonesia bisa dikatakan sebagai negara Islam dalam Seminar Nasional Fakultas Syariah (16\/5).\" title=\"MUSLIM: KH Masdar farid Mas'udi (kedua dari kanan) menyatakan bahwa Indonesia bisa dikatakan sebagai negara Islam dalam Seminar Nasional Fakultas Syariah (16\/5).\" width=\"400\" height=\"226\" srcset=\"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/nasional.jpg 400w, https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/nasional-300x170.jpg 300w, https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2012\/05\/nasional-18x10.jpg 18w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: times new roman,times;\"><strong><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt;\">GEMA-<\/span><\/strong><\/span><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">\u201cNegara adalah entitas terkuat setelah Tuhan,\u201d ujar KH. Masdar Farid Mas\u2019udi dalam seminar nasional <em>Implementasi Ekonomi Syari\u2019ah Dalam Konteks Indonesia Kontemporer<\/em>, Rabu<em> <\/em>(16\/5). Bertempat di Lt.5 Gedung Soekarno, seminar ini menghadirkan dua pemikir penting dalam kancah dialektika ke-syari\u2019ah-an Indonesia, KH. Masdar Farid Mas\u2019udi, Rais Syura Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) dan Dr. Sukarmi, wakil ketua komisi pengawas persaingan usaha Republik Indonesia. Meskipun bertemakan ekonomi syari\u2019ah, namun pada kesempatan tersebut dibahas pula hal terkait <em>siyasah islamiyah<\/em> di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Dalam seminar yang diadakan oleh Fakultas Syari\u2019ah ini, Masdar menjelaskan bahwa negara yang baik akan memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap kehidupan manusia. \u201cPerbandingannya, bila satu orang baik mampu menyelamatkan ratusan orang, maka negara mampu menyelamatkan puluhan juta orang. Oleh karena itu, sebuah negara yang baik mutlak dibutuhkan,\u201d jelasnya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Islam, lanjut dia, sudah pasti berbicara terkait negara. Islam telah memberikan dua inti penting dari sebuah negara, keadilan dan musyawarah. Hal terpenting yang harus dilakukan oleh sebuah negara ialah menegakkan keadilan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Bahkan, jelas Masdar, negara yang adil akan diberikan rahmat oleh Allah walaupun ia merupakan negara kafir. Sebaliknya, negara itu akan dimurkai Allah bila tidak berlaku adil, meskipun negeri itu merupakan negara muslim.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Indonesia, dalam ideologi negaranya yaitu pancasila, telah mencantumkan kedua nilai tersebut. Keadilan sosial pada sila ke-5 dan permusyawaratan pada sila ke-6. Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari pun nilai keislaman terlihat jelas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Dalam pandangan Masdar, saat ini negara Islam diperdebatkan sebagai sebuah ideologis formal. Berbagai organisasi yang menuntut perubahan Indonesia menjadi negara Islam hanyalah menuntut perubahan secara simbolik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Menurutnya, Rasul tidak mendirikan negara Islam melainkan dalam konteks sosial nilai. Istilah <em>dar al-islam<\/em> hanyalah ditemukan dalam hadis dan fiqih. Sementara itu al Quran tidak menuliskan istilah itu. Hadis dan fiqih pun memberikan istilah <em>dar al Islam<\/em> berdasar kenyataan sosial, bukan secara formal. Artinya <em>dar al Islam<\/em> merujuk pada negara yang dihuni oleh mayoritas umat muslim.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Meskipun tidak ada embel-embel Islam dalam namanya, Indonesia dalam pandangan Masdar sudah dapat dikatakan sebagai negara Islam. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya Indonesia oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) Internasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"line-height: 115%; font-size: 12pt; font-family: times new roman,times;\">Akhirnya, Masdar mengungkapkan bahwa salah satu kendala tidak berkembangnya Indonesia, dimungkinkan oleh kesetengahhatian masyarakat akan bentuk negara ini. \u201cMeski tidak ada embel-embel Islam, Indonesiamerupakan negara islam, bahkan merupakan yang terbaik,\u201d tegasnya. <strong>(aac\/nd)<\/strong><\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GEMA-\u201cNegara adalah entitas terkuat setelah Tuhan,\u201d ujar KH. Masdar Farid Mas\u2019udi dalam seminar nasional Implementasi Ekonomi Syari\u2019ah Dalam Konteks Indonesia Kontemporer, Rabu (16\/5). Bertempat di Lt.5 Gedung Soekarno, seminar ini menghadirkan dua pemikir penting dalam kancah dialektika ke-syari\u2019ah-an Indonesia, KH. Masdar Farid Mas\u2019udi, Rais Syura Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) dan Dr. Sukarmi, wakil ketua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8702,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-8703","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan-akademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8703","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8703"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8703\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8703"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8703"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8703"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}