{"id":19820,"date":"2026-05-13T07:45:28","date_gmt":"2026-05-13T07:45:28","guid":{"rendered":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/?p=19820"},"modified":"2026-05-18T07:57:45","modified_gmt":"2026-05-18T07:57:45","slug":"tim-debat-uin-malang-raih-juara-iii-debat-nasional-festival-literasi-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/tim-debat-uin-malang-raih-juara-iii-debat-nasional-festival-literasi-2026\/","title":{"rendered":"Tim Debat UIN Malang Raih Juara III Debat Nasional Festival Literasi 2026"},"content":{"rendered":"<p>SYARIAH \u2014 Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang debat akademik. Tim delegasi dari komunitas Law Debate Community (LADEC) berhasil meraih Juara III dalam Lomba Debat Nasional Festival Literasi 2026 yang diselenggarakan oleh Discussion Community UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p>Kompetisi tersebut berlangsung pada 12 Mei 2026 di Aula Student Center Kampus I UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mengusung isu perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia akademik, ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan argumentatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim debat UIN Malang diperkuat oleh Roro Ajeng Dewi Anggraeni dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah semester IV, Ahmad Putra Alfin dari Program Studi Hukum Tata Negara semester II, serta Febriyanti Ana Taya dari Program Studi Hukum Tata Negara semester IV.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam perlombaan tersebut, para peserta mengangkat tema \u201cSmart Students or Smart Tools?\u201d dengan salah satu mosi penyisihan berbunyi, \u201cKemajuan AI membuat kualitas akademik mahasiswa lebih bergantung pada alat dibanding kapasitas intelektual pribadi.\u201d Tema ini dinilai sangat relevan dengan dinamika dunia pendidikan saat ini yang semakin erat bersinggungan dengan perkembangan teknologi AI.<\/p>\n\n\n\n<p>Capaian membanggakan tersebut merupakan hasil dari proses persiapan yang panjang dan intens. Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, tim secara rutin meluangkan waktu untuk melakukan riset, menyusun argumentasi, hingga melaksanakan simulasi debat bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cProses persiapan kami cukup panjang dan melelahkan. Setelah selesai kuliah, kami rutin berkumpul untuk latihan, riset, menyusun argumentasi, dan evaluasi bersama,\u201d ungkap Ahmad Putra Alfin.<\/p>\n\n\n\n<p>Persiapan tersebut turut diperkuat melalui pendampingan intensif dari para pembimbing dan mentor, yakni Aditya Prastian, M.H., Imam Sukadi, M.H., serta Linda, alumni UIN Malang. Selain itu, tim juga aktif melakukan sparing debate bersama anggota komunitas LADEC guna memperkuat mental bertanding dan kemampuan rebuttal.<\/p>\n\n\n\n<p>Membagi waktu di tengah kesibukan akademik menjadi tantangan tersendiri bagi tim. Mereka juga dituntut untuk mampu merumuskan argumentasi yang kuat dalam waktu singkat selama pertandingan berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski sempat mengalami kekalahan di babak semifinal melawan Universitas Bakrie, tim delegasi UIN Malang tetap berhasil membawa pulang gelar Juara III berdasarkan akumulasi nilai akhir.<br>\u201cKami merasa sangat bersyukur, bangga, dan tidak menyangka bisa meraih Juara III tingkat nasional,\u201d ujar salam satu tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Miftahul Huda, M.H., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Malang mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional dalam bidang akademik dan kemampuan berpikir kritis.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPrestasi ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Syariah dan UIN Malang. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan budaya literasi, serta berani berkompetisi di tingkat nasional,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Keikutsertaan dalam lomba debat ini juga memberikan banyak manfaat bagi para peserta. Selain meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan public speaking, debat dinilai efektif melatih keberanian dalam menyampaikan pendapat, sekaligus membangun kemampuan menyusun argumen secara logis dan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu tim LADEC. Roro Ajeng Dewi, berharap dapat terus mengikuti kompetisi debat tingkat nasional lainnya dan membawa nama baik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ke level yang lebih tinggi.<br>Ia juga berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba dunia debat. Menurutnya, debat bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan proses belajar untuk melatih keberanian, membangun pola pikir kritis, serta menjaga konsistensi dalam berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SYARIAH \u2014 Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang debat akademik. Tim delegasi dari komunitas Law Debate Community (LADEC) berhasil meraih Juara III dalam Lomba Debat Nasional Festival Literasi 2026 yang diselenggarakan oleh Discussion Community UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kompetisi tersebut berlangsung pada 12 Mei 2026 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19821,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-19820","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19820"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19820\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19822,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19820\/revisions\/19822"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/syariah.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}