SYARIAH – 24 mahasiswa dan 7 dosen asal Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) beserta puluhan sivitas akademik Fakultas Syariah UIN Maliki Malang memadati aula lantai 2 Fakultas Syariah UIN Maliki pada Senin, 8 September 2025. Para akademisi dari dua lembaga tersebut melaksanakan sinergi akademik dengan menggelar konferensi internasinal. Tak hanya dosen, beberapa mahasiswa dari kedua lembaga turut berpartisipasi sebagai pemakalah.

Isu hukum dan sosial yang diangkat dalam agenda ini cukup beragam, mulai tren kajian hukum Islam hingga perspektif Islam mengenai elemen spiritual dalam kesenian silat di Malaysia. Para pemateri dari kalangan dosen UKM yang berpartisipasi sebagai pemakalah dalam agenda ini adalah Prof. Madya Dr. Zaini Nasohah, Dr. Muhammad Mu’izz Abdullah, Dr. Nurbazla Ismail, Dr. Mohammad Zaini Yahaya, Pn. Mormiza binti Ahmad, Prof. Madya Dr. Zuliza Mohd. Kusrin, dan Tn. Suid Mustafa.
Para dosen senior dari UIN Maliki Malang juga turut andil dalam sinergi akademik, dengan memaparkan makalah bidang hukum. Para pemakalah dari kalangan tuan rumah adalah Prof. Dr. H. Roibin, M.HI., Prof. Dr. Nasrullah, Lc. M.Th.I., Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., M.H., Dr. Khoirul Hidayah, M.H., dan Dr. H. Musleh Harry, S.H. M.Hum.

Prof. Roibin yang menyoroti tren kajian hukum Islam menegaskan bahwa kajian hukum Islam di berbagai lembaga telah mengalami pergeseran signifikan. Hal itu dikupas tuntas dengan berbagai perspektif teoretis.
“Tak aneh jika kajian Hukum Islam yang tersebar di berbagai institusi keislaman telah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan, termasuk kerangka metodologi studi Hukum Islam yang ada telah mengalami proses metamorphosis dari generasi ke generasi selanjutnya. Kajian hukum islam dengan pendekatan tradisional dengan cara monolog dan searah, karena perkembangan zaman maka usaha untuk melaukan reformulasi dan modernisasi Hukum Islam terjadi hampir di semua institusi kajian Hukum Islam,” tutur Roibin dalam penyampaian makalahnya.
Agenda yang rampung lewat tengah hari ini kemudian dilanjutkan dengan campus tour. Kunjungan ke kampus III UIN Maliki Malang kemudian menjadi acara pamungkas yang melengkapi rihlah akademik sebagai kegiatan lanjutan.





