MIU Login

DIRUT: Diskusi Rutin Seputar Jurnalistik sebagai Media Aktualisasi Diri

Reporter: Anisa Fauziyah

Divisi jurnalistik Fakultas Syariah melaksanakan diskusi mingguan kedua bertajuk “Motivasi Menulis dan Pegembangan Diri Jurnalis”. Kegiatan diskusi hangat ini membahas perkembangan kinerja tim demi menambah semangat para anggota serta meningkatkan keterampilan dalam dunia jurnalistik. Gelaran yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 11 Maret 2022 turut dihadiri oleh Imam Sukadi, S.H., M.H., dosen Prodi Hukum Tata Negara sekaligus Ketua Unit Minat dan Bakat Fakultas Syariah dan Rizka Amaliah, M.Pd. Pembina Divisi Jurnalistik.

Kegiatan ini dibuka dengan perkenalan dengan Pak Imam (sapaan akrab), sebab divisi jurnalistik (per 2022) telah berpindah dari Unit Website menuju Unit Minat dan Bakat Fakultas Syariah. “Divisi jurnalistik di bawah naungan Unit Minat dan Bakat akan terus didukung dari segi pembinaan maupun pendanaan. Sebagai jurnalis, kalian sudah bagus. Perkembangan naskah berita di website juga sudah sangat oke. Sekarang, saatnya mengembangkan sayap. Jangan hanya menulis berita! Itu yang rutin. Berikutnya, ikuti event kompetisi penulisan karya ilmiah. Dosen-dosen kita siap jadi pembimbing,” tandasnya usai perkenalan.
Selain memacu semangat untuk terus menulis, Pak Imam juga mengungkapkan perjalanan para mahasiswa Fakultas Syariah dalam meraih prestasi bidang penulisan karya ilmiah dan debat. Menurutnya, untuk menjadi hebat perlu kerja keras dan cerdas. Dukungan finansial dari fakultas yang terbuka lebar perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan skill sekaligus meraih berbagai prestasi. Beliau juga memotivasi para jurnalis fakultas agar terus mengikuti ajang tingkat nasional dan internasional untuk meningkatkan skill menulis. “Mahasiswa berprestasi akan dapat sertifikat dari fakultas. Ini bisa jadi portofolio bagus untuk masa depan,” lanjutnya, Di akhir pengantarnya, beliau memberi pesan untuk terus menulis berita berdasarkan fakta dan mulai menulis karya ilmiah.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh seluruh tim jurnalis yang berjumlah 12 mahasiswa/i dari prodi Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara maupun Ilmu Al Qur’an dan Tafsir. Masing-masing prodi memiliki 3 (tiga) mahasiswa/i untuk menjadi perwakilan anggota tim jurnalistik. Meski terdapat beberapa jurnalis yang tidak hadir, kegiatan ini berlangsung lancar.

Ibu Rizka juga turut memotivasi dengan pasang badan untuk wilayah pembimbingan kebahasaan, mengingat beliau merupakan lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Dengan segala sepak terjang beliau di ranah kepenulisan ilmiah ditambah Pak Imam dari ilmu hukum, kedua motor divisi jurnalistik ini akan terus mengarahkan mahasiswa dalam menuliskan karyanya dari segi substansi hukum maupun kebahasaan.

Secara spesifik, Dirut dilaksanakan untuk mendiskusikan target peliputan dan peningkatan skill menulis para jurnalis. Selain itu, pengecekan progres penulisan berita dan evaluasi juga menjadi bagian dari tujuan diskusi rutin ini. Kegiatan yang dirancang selang seling (daring dan luring) setiap Jumat ini kemudian diakhiri dengan penyampaian target penulisan tim jurnalis selama sepekan ke depan.

Berita Terkait