SYARIAH – Di penghujung Januari (31/01/2022), Fakultas Syariah UIN Maliki menggelar rapat persiapan perkuliahan tatap muka 100% untuk Angkatan 2020 dan 2021. Dengan tetap menerapkan prokes secara ketat, kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di ruang sidang Fakultas Syariah mulai pukul 09.00 WIB. Dr. Zaenul Mahmudi, MA. (Wakil Dekan I Fakultas Syariah) membuka dan memoderatori koordinasi perdana ini dengan optimisme penuh terhadap penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi di Fakultas Syariah.
Mengawali pembahasan, Dr. Sudirman, MA., Dekan Fakultas Syariah, menyampaikan berbagai capaian akademik pada tahun 2021. Selain itu, untuk merealisasikan mimpi internasionalisasi, pada tahun ini dirancang cukup banyak terobosan yang menjadi batu pijakan menuju reputasi internasional. Kerja sama dengan Belanda, Jepang, Korea, dan Saudi Arabia dalam berbagai konteks akademik telah dimulai. Internasionalisasi juga akan digapai melalui jalur akreditasi FIBAA, khususnya pada Prodi Hukum Keluarga Islam. Para dosen dan mahasiswa juga digenjot untuk bisa berkiprah dalam event-event internasional. Optimalisasi unit, penelitian, dan pengabdian juga dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan akademik. “Seluruh dosen dan mahasiswa diharapkan bisa memaksimalkan potensi diri. Hal ini tentu akan dibarengi dengan usaha pemberian fasilitas berupa pelatihan dan pendanaan. Kampus sudah menyediakan fasilitas dan dana yang cukup besar untuk kepentingan internasionalisasi.” Tutur Ustaz Sudirman dalam paparannya.
Dr. Erfaniah Zuhriah, S.Ag, M.H., Wakil Dekan Bidang AUPK, menyampaikan bahwa lembaga telah menyediakan dan memperbarui fasilitas akademik untuk pembelajaran semester genap tahun akademik 2021/2022. “Berdasarkan survei terhadap mahasiswa, terdapat fasilitas yang direspons positif dan ada beberapa yang perlu dibenahi. Oleh karena itu, upaya pembenahan tengah dilakukan dan insyaallah seluruh fasilitas akan siap untuk pembelajaran offline semester ini,” tandasnya.
Menurut Wakil Dekan I, penyelenggaraan pembelajaran semester genap 2021/2022 diharapkan dapat berjalan sesuai rencana. Hal ini tentu membutuhkan komitmen penuh dari para dosen.
Selain membahas persiapan pembelajaran tatap muka, para dosen juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi diri di berbagai bidang. Fakultas, khususnya bidang akademik akan memfasilitasi hal tersebut. Hal ini dimulai dengan penjadwalan khusus dengan peniadaan perkuliahan pada hari Jumat. “Jadi, pada hari Jumat akan diadakan berbagai pelatihan dan diskusi, dengan para dosen sebagai partisipan. Harapannya, kita sebagai akademisi bisa terus melakukan aktualisasi diri,” ujar pria yang akrab disapa Ustaz Zaenul ini.
Wakil Dekan III (Dr. Aunul Hakim) juga turut memaparkan dinamika kerja sama dan kemahasiswaan. Fakultas Syariah telah menyelenggarakan banyak pertemuan dan penandatanganan kerja sama dengan berbagai universitas di dalam negeri. Kerja sama tersebut berkaitan dengan pelaksanaan MBKM dan program lainnya. Selain dengan berbagai universitas, kerja sama dengan berbagai lembaga, seperti Mahkamah Konstitusi, Kementerian Agama di daerah, dan lembaga lain tengah diperkuat. “Kerja sama internasional perlu dirintis kembali karena banyak program kerja sama luar negeri yang telah kedaluarsa”, tandas Ustaz Aun.
WD III sangat bersyukur karena mahasiswa Fakultas Syariah mendapatkan banyak prestasi melalui kompetisi bidang debat, penulisan karya ilmiah, dan lomba-lomba non-akademik. Fakultas Syariah berharap, hal ini bisa dipertahankan dan dimaksimalkan pada tahun-tahun berikutnya.
Usai pemaparan dari pihak dekanat, koordinasi awal semester ini dilanjutkan dengan tanya jawab dengan para dosen. Pertanyaan seputar MBKM, penjadwalan, dan berbagai problematika akademik dibahas tuntas melalui kegiatan ini.





