2B2A12021611G
Struktur Keilmuan

Struktur Keilmuan

Struktur Keilmuan Fakultas Syariah

 Struktur keilmuan Fakultas Syariah, baik Jurusan Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah maupun Jurusan Hukum Bisnis Syari’ah,dibangun di atas tiga pilar fislasat ilmu, yaitu: ontologi, epistemologi dan aksiologi. Dalam dunia ilmu pengetahuan, tiga ranah filsafat ilmu ini bekerja sesuai wilayah masing-masing. Secara rinci cara kerja tiga pilar filsafat ilmu adalah: pertama, apa hakekat ilmu yang dipelajari dan ruang lingkup objek ilmu tersebut?; kedua, bagaimana proses ilmu pengetahuan dilalui ? bagaimana cara dan strategi menggunakan sumber pengetahuan hingga menghasilkan pengetahuan?; ketiga, apa kontribusi dan manfaat ilmu pengetahuan bagi masyarakat? Dalam filsafat ilmu, pertanyaan yang terkait dengan kelompok pertama disebut landasan ontologis, yang kedua epistemologis,dan yang ketiga aksiologis.Bila pemahaman ontologi, epistemologi, dan aksiologi digunakan dalam ilmu Syariah maka diperoleh tiga pemahaman.Pertama, secara ontologis, ilmu Syariah adalah wahyu (al-Qur’an dan al-Hadits), alam, dan perilaku keberagamaan manusia. Ilmu Syariah mempunyai sifat transendental. Kedua, secara epistemologis, ilmu Syariah adalah ilmu yang bersumber dari al-Qur’an dan al-Hadits, alam, dan akal manusia yang senantiasa berkolaborasi untuk menghasilkan ilmu kesyariahan. Ilmu syariah adalah kebenaran yang menghubungkan antara kebenaran transendental dan kontekstual keberagamaan.Ketiga,secara aksiologis, ilmu Syariah dimanfaatkan untuk mengatur dan  memelihara hubungan antara manusia dan Allah, manusia dan sesama manusia serta manusia dan alam. Ilmu Syariah mengandung nilai-nilai universal untuk memelihara hubungan vertikal dan horisontal secara harmonis. Masing-masing cabang ilmu syariah mempunyai objek kajian hakikat, nilai, dan kegunaan yang terkait dengan pilar ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Secara ontologis, Syariah dalam terminologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang adalah khithâb Allah tentang perilaku manusia yang berhubungan dengan diyâni dan qadlâ’i. Secara epistemologis, ilmu syariah dapat dipilah pada :

a) sumber Syariah yang didasarkan kepada al-Qur’an, Hadits, Ijtihad, Peraturan Perundang-undangan, Putusan Peradilan dan Fatwa

b) Pembidangan keilmuan di Fakultas Syariah pada ilmu-ilmu kesyariahan dan ilmu hukum umum (konvensional)

c) metode pengembangan keilmuan Syariah adalah melalui penelitian hukum normatif dan penelitian hukum empiris.

Secara aksiologis, tujuan dan kegunaan keilmuan Syariah adalah membangun tatanan formal hubungan antara individu yang satu dan individu lain di dalam keluarga serta bagaimana penataan dan penggunaan kekayaan dan harta bersama keluarga, sehingga menciptakan keluarga sakînah, mawaddah wa rahmah;serta menjadi nilai (etika personal dan moralitas sosial), baik secara internal untuk meweujudkan kesadaran etik dalam pengembangan dan implementasi hukum keluarga dan hukum bisnis yang didasari nilai-nilai keislaman,maupun secara eksternal, yang berimplikasi terhadap munculnya ulama’, hakim, dan para pebisnis syariah syariah yang bertanggung jawab terhadap tatanan sosial dan negara yang dilandasi oleh kesadaraan keberagamamaan.

FAKULTAS SYARIAH

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Alamat Kantor:
Gedung Megawati Soekarno Putri, Jl. Gajayana 50, Malang, Kode Pos 65144.
Telepon / Faksimile: 0341-559399
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.">This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website: http://syariah.uin-malang.ac.id

Data Pengunjung 

6604051
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
3152
6644
31807
6533446
119095
331977
6604051

Your IP: 127.0.0.1
2017-07-21 12:38
#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #feduc9 #eef11045 #140114115202