PEDULI IMBAS COVID-19: FAKULTAS SYARIAH SALURKAN SUMBANGAN KEPADA MAHASISWA KURANG MAMPU

Langkah tegas pemerintah memberlakukan PSBB, social distancing, dan physical distancing di berbagai wilayah  membuat sebagian mahasiswa UIN Malang tidak bisa pulang ke kampung halaman dan kesulitan bertahan hidup di Kota Malang. Hal ini membuat Fakultas Syariah menginisiasi penggalangan dana bagi mahasiswa terdampak yang masih berada di Malang.

Bantuan yang berhasil dikumpulkan melalui El Zawa (lembaga zakat UIN Malang) adalah Rp. 18.150.000,-. Dana tersebut diserahkan langsung oleh jajaran dekanat Fakultas Syariah kepada 60 mahasiswa yang membutuhkan. Penyaluran dana tentu saja diawali dengan mekanisme pendataan mahasiswa (Program Studi  Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara, dan Ilmu Alquran dan Tafsir) yang masih berada di Malang dan verifikasi oleh Kaprodi.

 

Pembagian dana bantuan dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 12 Mei 2020 dan 13 Mei 2020. Pembagian dana secara bertahap ini dilakukan agar dapat memudahkan proses pelaksanaan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Selain dibagikan kepada mahasiswa, sisa dana juga diinfaqkan ke El Zawa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sebagai bentuk transparansi penyaluran dana, pihak pelaksana pemberian bantuan menyatakan bahwa detil informasi mengenai penggalangan dan penyaluran dana akan dilaporkan kepada Rektor UIN Malang, dan keluarga besar Fakultas Syariah.

FAKULTAS SYARIAH

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Alamat Kantor:
Gedung Megawati Soekarno Putri, Jl. Gajayana 50, Malang, Kode Pos 65144.
Telepon / Faksimile: 0341-559399
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website: http://syariah.uin-malang.ac.id

Data Pengunjung 

16792931
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1407
21024
50473
16676027
125032
322876
16792931

Your IP: 127.0.0.1
2020-08-13 03:34
#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #feduc9 #eef11045 #140114115202