Unit Penunjang

Lab.Keluarga Sakinah

Laboratorium Keluarga Sakinah

Kajian dan Advokasi Hukum merupakan unit penunjang akademik Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai lembaga untuk memberikan pelatihan, skil kepada mahasiswa dalam praktek memberikan layanan konsultasi, pendampingan klien, dan menyelesaikan konflik melalui mediasi, serta dapat mendampingi para klien dalam perkara litigasi maupun non-litigasi melalui Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI). Melakukan pengkajian, penelitian dan pengembangan ilmu-ilmu syariah dalam konteks ke-Indonesia melalui wadah organisasi Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI). Adapun unit-unit yang terdapat dalam LBHK adalah sebagai berikut:

1). Maliki Mediation Center (M2C)

Dikeluarkannya Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 092A/KMA/SK/VII/2009, memungkinan Pusat Mediasi Nasional (PMN) memberikan sertifikat kepada para calon praktisi hukum yang akan menjadi mediator terdaftar di lembaga peradilan. Oleh karena itu, konsentrasi mediasi yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor Un.3/PP.00.9/2656/2010 tertanggal 29 Oktober 2010 tentang pembukaan dan penetapan konsentrasi Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al Ahwal Al Syakhshiyyah), Bertujuan untuk menghasilkan Sarjana Hukum Islam (S.HI) yang selain memiliki kompetensi utama sebagai hakim Pengadilan Agama, juga memiliki kompetensi berkarya di bidang mediasi baik mediasi judicial maun non-judisial. Sejak berlakunya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2008 tentang Prosedur Mediasi di pengadilan, tertangggal 31 Juli 2008, dalam tataran teoritis dan praktis senantiasa memerlukan pengkajian yang mendalam, terutama untuk tujuan penerapan yang lebih komrehensif. Dalam kerangka ini, mediasi dipahami sebagai upaya perdamaian yang intensitas pelaksanaannya dilakukan lebih komprehensif dan sungguh-sungguh oleh mediator. Tidak dapat dinafikan bahwa ada upaya-upaya perdamaian yang dilakukan oleh hakim mediator berhasil mendamaikan para pihak, namun juga tidak jarang bahwa proses-proses mediasi tersebut terkesan formalistik.Pengalaman memberikan pendampingan terutama dalam sejumlah kasus dan Persoalan konflik keluarga, pendampingan dan penguatan keluarga sakinah, juga pengalaman menjadi fasilitator konflik antar agama, merupakan potensi yang dimiliki dan harus dikembangkan secara lebih luas oleh Maliki Mediation Centre (M2C) Malang. Dukungan fasilitas serta sarana dan prasarana yang memadai, lingkungan akademik yang mendukung, serta meinimnya tenaga mediator, sementara masalah konflik dan ketegangan terus muncul, maka M2C Malang perlu mengukuhkan diri sebagai pusat mediasi yang dapat memberikan layanan bagi masyarakat, demi terwujudnya kedamaian dan keharmonisan bagi semua dengan motto peace and harmony for all.

Visi :

Terwujudnya pusat mediasi yang unggul dalam mengembangkan kehidupan yang harmonis dan damai

Misi:

a) Mempromosikan mediasi sebagai alternative penyelesaian konflik dalam masyarakat

b) Mengembangkan kehidupan yang menjunjung tinggi prinsip perdamaian dan keharmonisan.

Tujuan:

a) Memberikan layanan mediasi bagi masyarakat yang mengalami konflik, baik melaui mediasi Yudisial maupun non-Yudisial.

b) Mendesiminasikan pola-pola penyelesaian konflik dan sengketa dalam persoalan keluarga, bisnis, konflik agama, konflik gender, maupun konflik lainnya.

c) Merupakan tempat latihan dan magang khususnya bagi mahasiswa Jurusan Al Ahwal Al Syakhshiyyah yang mengambil konsentrasi mediasi, maupun mahasiswa Fakultas Syariah pada umumnya yang memiliki minat kepada mediasi.

Program Kerja:

1. Layanan Konsultasi Konflik Keluarga

2. Pendampingan Klien non-litigasi

3. Pelatihan Mediasi Judisial dan non-Judisial

4. Pengabdian Masyarakat dalam menangani konflik.

Mediator:

Dr. Hj. Tutik Hamidah, M. Ag., Dr. Hj. Mufidah Ch., M. Ag., Dr. Hj. Umi Sumbulah, M. Ag., Dr. H. Roibin, M. HI., Dr. M. Fauzan Zenrif, M. Ag., Dr. Suwandi, M.H., Musleh Herry, S.H., M.Hum., Erfaniah Zuhriah, M.H., Dr. Zaenul Mahmudi, M.A., Ahmad Izzuddin, M.HI., Dr. M. Nur Yasin, M.Ag., Dr. Badruddin, M.HI., Dr. Abbas Arfan, Lc.M.H., Dr. Sudirman, M.A., Jamilah, M.A., Erik Sabti Rahmawati, M.A., Dra. Jundiani, S.H., M.Hum., Drs. H. Alimuddin dan Dr. Abdul Kodir, S.HI.

2)Biro Konsultasi Kelurga Sakinah (BK2S)

Biro Konsultasi Keluarga Sakinah ini dibentuk atas keprihatinan akan semakin meningkatnya angka perceraian di kota Malang maupun di Jawa Timur, begitu juga berdasarkan fakta-fakta atau temuan di lapangan seperti Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang semakin tak terkendali bahkan kasus pencabulan atau pemerkosaan dan trafficking pada remaja serta anak di bawah umur. Penyebabnya tidak lain adalah dari bangunan keluarga yang kurang kuat, rapuhnya pondasi agama, minimnya pemahaman pasangan suami istri terhadap fungsi dan peran masingmasing dalam keluarga, dan menejemen konflik yang buruk. Pada saat ini Biro Konsultasi Keluarga Sakinah telah melakukan pendidikan dan pelatihan berupa pelatihan konsultan keluarga, Sosiologi keluarga, pendidikan anak, manajemen konflik, teknik konseling dan lain sebagainya. Rencana kegiatan selanjutnya adalah melakukan survey dan penelitian program gerakan keluarga sakinah di Malang, melaksanakan workshop penguatan konsultan dan membuka rubrik konseling keluarga sakinah di media elektronik se-Malang.

Visi :

Mewujudkan tata kehidupan masyarakat Indonesia yang sakinah dan mengamalkannya

Misi :

a) Melakukan pengkajian, penelitian dan pengembangan dalam konteks keluarga sakinah.

b) Membantu masyarakat dalam memecahkan masalah keluarga.

c) Meningkatkan kualitas SDM yang berakhlakul karimah.

d) Membantu pemerintah dalam penekanan Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan lembaga pemerintah atau non pemerintah.

Tujuan:

Memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mewujudkan keluarga sakinah melalui pendidikan dan pelatihan, bimbingan konseling serta pendampingan keluarga berbasis Islam.

Program Kerja:

Pendidikan dan pelatihan : Psikologi keluarga, Pendidikan anak dan remaja, Pendidikan pra nikah, Keremajaan Masjid maupun Organisasi kemasyarakatan Penelitian : Keagamaan (Aliran dan Hukum), Keluarga sakinah, Sosial keagamaan dan kemasyarakatan, Gender dan Islam. Bimbingan dan konseling : Pembinaan anggota keluargam, Masalah anak dan remaja, Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Tracfiking anak, Hukum keluarga Islam. Pendampingan : Korban KDRT (perempuan dan anak), Remaja dan anak bermasalah, Korban perceraian. Sasaran : Masyarakat dan Lembaga/ Instansi terkait.

Kerjasama

Dalam melaksanakan dan mengoptimalkan program-program tersebut Biro Konsultasi Keluarga Sakinah akan bekerjasama dengan lembaga dan instansi yang terkait serta berkompeten di bidangnya, yaitu:

Alumni Fakultas Syariah UIN Maliki Malang, Lembaga terkait, antara lain: Kantor Kemenag se-Jatim, Pengadilan Agama se-Jatim, Lembaga Pemberdayaan perempuan, Organisasi Kemasyarakatan, Women Crisis Center, Pusat Pelayanan Terpadu (PPT), Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak (P3A), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Pondok Pesantren, Sekolah, Madrasah dan Perguruan Tinggi.

3. Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI)

UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah menegaskan, bahwa Negara Republik Indonesia adalah Negara Hukum, dan oleh karenanya, setiap warga Negara mempunyai kedudukan yang sama di hadapan Hukum dan Pemerintahan, juga mempunyai hak untuk memperoleh keadilan, perlakuan dan perlindungan hukum yang sama, serta berhak pula menuntut keadilan dan kebenaran berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku tanpa pembedakan berdasarkan suku, agama, ketuhanan, kedudukan, dan golongan. Bahwa Advokat sebagai profesi terhormat (officium nobile) adalah salah satu untur penegak hukum yang mengabdi kepada bangsa dan Negara untuk memberikan bantuan dan pelayanan hukum demi terwjudnya kepastuan hukum, keadilan, dan kebenaran serta demi menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia untuk kepentingan masyarakat pencari keadilan, ter masuk upaya memberdayakan masyarakat dalam menyadari hak-hak fundamental mereka di hadapan hukum berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Bahwa atas ridla dan Rahmat Allah swt serta didorong oleh semangat dan tekad pengabdian Untuk menjalankan profesinya sebagai pengacara seperti tersebut di atas, untuk mempersatukan pengacara, khususnya sarjana syari’ah (Hukum Islam) di Malang Raya dalam satu wadah organisasi pengacara yang mandiri dan mampu berperan aktif untuk tegaknya supremasi hukum dan sekaligus berfungsi sebagai sarana untuk berserikat dan berorganisasi, maka pada tangal 16 Januari 2009 M/19 Muharram 1430 H dibentuklah wadah yang berbanama “ASOSIASI PENGACARA SYARI’AH INDONESIA” yang disingkat APSI Cabang Malang Raya, dan dideklarasikan pada 6 April 2009 yang dihadiri oleh Ketua Mahkamah Konstitusi.

Maksud:

1. Mempersatukan para Advokat Syari’ah dalam suatu wadah organisasi kemasyarakatan.

2. Menumbuhkan dan memelihara ukhwah (solidaritas) dan persatuan di antara para anggota.

3. Berpartisipasi secara aktif dalam menyuluhkan hukum dan pembinaan budaya hukum masyarakat serta memberikan pelayanan hukum dalam rangka pemerataan kesempatan memperoleh keadilan dan perlindungan.

Tujuan:

1. Menegakkan hukum, keadilan, dan perlindungan hukum terhadap harkat dan martabat manusia serta tegaknya supremasi hukum di Indonesia demi terwujudnya Negara hukum sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, dan

2. Turut berusaha mewujudkan masyarakat yang adil makmur, aman, tentram, dan tertib sesuai dengan tujuan pembangunan nasional.

Program Kerja

1. Penyuluhan Hukum di Pedesaan/Kelurahan

2. Pelatihan dan Seminar Bantuan Hukum Perbankan

3. Kajian Rutin ”Sabtuan” anggota APSI

4. Bantuan Hukum Gratis bagi masyarakat muslim yang tidak mampu

5. Sosialisasi Sadar Hukum Masyarakat

6. Bantuan dan Konsultasi Keluarga Sakinah

7. Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA)

8. Pelatihan soal tes Calon Hakim dan Advokat

9. Praktek beracara bagi peserta magang (calon advokat)

4. Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI)

Sesungguhnya syari’at Islam yang bersumber dari wahyu Allah (al-Qur’an) dan sunnah Rasulullah saw (al Hadist), itu diturunan untuk mengatur kemaslahatan manusia dan sekaligus mencegah dari kemungkinan kemafsadatan yang menimpanya. Nilainilai kebenaran dan keadilan yang ada di dalamnya, yang selalu sesuai dengan tuntutan zaman dan keadaan, sangatlah tepat untuk terus menerus digali, dikembangkan dan diamalkan pemeluk-pemeluknya. Mengingat Negara Kesatuan Republik Indonesia berpenduduk mayoritas Muslim dan terbesar pula di seluruh dunia saat ini, maka sungguh merupakan suatu hal yang wajar bila syari’at Islam difungsikan sebagai salah satu pengayom dan pengawal bagi umat Islam khususnya dan umat manusia pada umumnya, terutama dalam menghadapi dinamika pembangunan Indonesia di satu pihak dan dinamika perkembangan dunia modern di pihak lain.Mengamati fenomena sosial kemasyarakatan dan sosial keagamaan yang terus berkembang selama ini, kiranya tepat apabila para ilmuan dan sarjana syari’ah mengambil peran serta kelembagaan guna turut aktif memecahkan berbagai problem sosial keagamaan, keumatan, kenegaraan dan lain-lain yang dihadapi oleh masyarakat dan bangsa Indonesia. Guna mewujudkan gagasan, konsep dan cita mulia di atas, maka dideklarasikanlah suatu organisasi ke-Islam-an dan kesarjanaan sebagai salah satu wadah pemersatu bagi para ilmuawan dan sarjana syari’ah di seluruh Indonesia.

Visi:

Mewujudkan tata kehidupan masyarakat Indonesia yang memahami, menghayati, dan mengamalkan syariat Islam.

Misi:

1. Melakukan pengkajian, penelitian, dan pengembangan ilmu-ilmu syari’ah dalam konteks ke- Indonesia’an

2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia/insani (SDM/SDI) yang kompeten di bindang syari’ah;

3. Memberikan landasan nilai-nilai kesyariahan dalam pembentukan dan pengembangan perundang-undangan di Indonesia;

4. Membina dan mengembangkan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi syari’ah;

5. Menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan lembaga pemerintah maupun non pemerintah, dalam dan luar negeri;

6. Memperkuat kelembagaan syari’ah (dan kesyariahan) di Indonesia.

No

Bidang-Bidang

Rancangan Program Kerja

1

Pemberdayaan Umat

 

1. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang menunjang tinggi syariah;

2. Melakukan pelatihan untuk penguatan kompetensi kesyariahan para anggota;

3. Mensosialisasikan Perundang-Undangan Syariah Indonesia di

Masyarakat

2

Penelitian dan

Pengembangan Hukum Islam

1. Melakukan seminar,dialog, lokakarya untuk membahas berbagai persoalan aktual dan strategis hukum Islam;

2. Melakukan penelitian untuk pengembangan hukum Islam di Indonesia;

3. Melakukan penelitian dan pengembangan organisasi.

3

Ekonomi Syariah

 

1. Melakukan kajian terhadap

berbagai aspek pembangunan

nasional di bidang ekonomi Islam;

2. Melakukan seminar, dialog, lokakarya untuk membahas berbagai persoalan aktual dan strategis di bidang Ekonomi Islam;

3. Pengembangan usaha menadiri

ataupun kemitraan dengan sistem

pertanggungjawaban yang jelas

4

Hukum dan Perundang -Undangan

 

1. Melakukan pengkajian terhadap pembentukan dan pengembangan perundangundangan di Indonesia,

khususnya yang bernuansa syariah;

2. Menjalin kerjasama

dengan BPHN dan DPR

dalam rangka mengakses

RUU yang bernuansa

Syariah;

3. Menyampaikan aspirasi

ke lembaga Legislatif,

Eksekutif, dan Yudikatif

dalam rangka penguatan

perundang-undangan yang

bernuansa Syariah.

5

Advokasi dan Kenotariatan

 

1. Memberikan advokasi

dalam proses penerapan

Syariat Islam di Indonesia;

2. Mengembangkan sistem

kenotariatan Syariah;

3. Mengadakan pelatihan/

pendidikan kenotariatan

Syariah;

4. Mengadakan pelatihan

kemahiran hukum

ekonomi syariah.

6

Pembinaan Organisasi dan

Lembaga

 

1. Mengusahakan tersedianya

sekretaris /kantor HISSI

yang permanen dan

representatif; 2.

Melakukan registrasi keanggotaan

dan menyusun

data base anggota;

3. Mengembangkan

kelembagaan di Malang;

4. Melakukan konsilidasi

organisasi melalui rapatrapat

koordinasi;

5. Sosialisasi kebijakankebijakan

organisasi

7

Kerjasama Kelembagaan

 

1. Meningkatkan hubungan

dan kerjasama dengan

berbagai kalangan, antara

lain dengan pemerintah

daerah, lembaga legislatif

daerah, orsospol, ormas,

dan lembaga-lembaga

pengembangan kemasyarakatan

serta

melaksanakan

kegiatankegiatan

yang dapat mendorong

terwujudanya kehidupan

masyarakat yang

menjunjung tinggi syariah;

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKULTAS SYARIAH

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Alamat Kantor:
Gedung Megawati Soekarno Putri, Jl. Gajayana 50, Malang, Kode Pos 65144.
Telepon / Faksimile: 0341-559399
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.">This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website: http://syariah.uin-malang.ac.id

Data Pengunjung 

10014351
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
8748
8973
30302
9916688
175773
213978
10014351

Your IP: 127.0.0.1
2018-09-19 22:05
#fc3424 #5835a1 #1975f2 #2fc86b #feduc9 #eef11045 #140114115202